Kapolres Lubuklinggau Terima Laporan Anggotanya Diduga Narkoba 

foto/dhia.

Lubuklinggau – Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar membeberkan dirinya telah menerima laporan ada dua anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Hanya saja hingga saat keterlibatan dua anggota tersebut masih belum bisa dipastikan apakah sebagai bandar, membekingi atau hanya sebatas pengguna.

“Saya sudah terima laporan ada dua anggota di Polres Lubuklinggau yang diduga terlibat narkoba.  Laporan ini masih butuh pembuktian lebih lanjut dan akan kita tidak lanjuti, bila memang benar maka akan kita proses,” kata Sunandar, Jum’at (28/12).

Berita Sejenis
1 daripada 68

Kapolres juga masih enggan menyebut secara rinci siapa dan dari satuan mana dua anggota yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba tersebut.

“Saya pastikan akan non jobkan anggota yang hasil tes urine positif,” tegasnya.

Sebagai langkah preventif, Polres Lubuklinggu pun melakukan komitmen bebas narkoba dengan penandatanganan surat pernyataan untuk seluruh anggota baik satuan reskrim dan satuan narkoba.

“Filosofinya, untuk menyapu lantai agar bersih maka sapu yang digunakan harus bersih. Jadi jika anggota sudah bersih dari narkoba, mereka baru bisa membersihkan kejahatan di lapangan.  Kalau ada anggota yang urinenya positif maka mereka tidak pantas untuk membersihkan penyakit masyarakat,” tuturnya.

Bahkan Kapolres menegaskan akan memecat anggota yang terbukti membekingi peredaran narkoba.

“Tidak satu atau dua pelaku yang tertangkap mengaku berani menjual barang haram karena dibekingi aparat.  Saya tidak mau ini terjadi di jajaran Polres Lubuklinggau. Kalau ada yang terbukti sebagai bandar atau membekingi peredaran narkoba, hari itu juga akan saya pecat,” janjinya. korankito.com/dhia/die

AN