Satu Hari, Bujang Tua Ini Tiga Kali Perkosa Anak Tetangga

foto/dhia.

Musirawas – Karena tak mampu menahan syahwat yang sedang tingi-tingginya membuat Muktar Edi Rianto (29), warga Kecamatan Tuah Negri, Kabupaten Musirawas, akhirnya tak bisa menahan diri. Untuk memuaskan birahinya tersebut, bujang tua tersebut nekat melakukan rudapaksa terhadap NA (15) yang tak lain merupakan anak tetangganya sendiri.

Biadabnya lagi, dalam satu hari aksi tersangka dilakukan sebanyak tiga kali. Namun kini, perbuatan tersangka harus dibayar mahal. Tersangka terpaksa harus menghabiskan waktu paling lama 15 tahun di dalam penjara setelah terjerat pasal 82 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Berita Sejenis
1 daripada 24

Informasi yang dihimpun, perbuatan tersangka dilakukan di kediaman korban pada Minggu (24/12). Dimana saat kejadian korban sedang sendirian lantaran orangtuanya tengah bekerja menyadap karet di kebun.

Mengetahui korban sendirian, tersangka pun secara diam-diam masuk ke dalam rumah dan langsung membekap tubuh mungil korban yang saat itu sedang tidur di dalam kamarnya. Menyadari ada yang membekap tubuhnya, korban pun mencoba melakukan perlawanan.

Tak ingin aksinya diketahui warga, tersangka pun mengancam akan membunuh korban jika nekat berteriak. Takut dengan ancaman tersangka, korban akhirnya memilih pasrah. Bahkan, tersangka pun nekat mengikat kaki dan tangan korban di ranjang agar korban tidak kabur.

“Tersangka kita tangkap setelah menerima laporan korban. Tersangka saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Polsek Kelingi,” kata Kapolres Musirawas, AKBP Bayu Dewantara, Rabu (27/12).

Bayu mengungkapkan, saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan intensif. “Tersangka memang mengancam akan membunuh korban dengan pisau yang dibawanya. Kita Masih lakukan pemeriksaan mendalam,” tuturnya.

Sementara itu, tersangka mengaku perbuatan itu dilakukan karena khilaf. “Khilaf saja. Ancaman itu juga saya lakukan untuk menakut-nakuti saja. Saya lakukan itu tiga kali. Yang pertama pagi hari, terus siang dan sore,” aku tersangka. korankito.com/dhia/die