Bisa Dipercaya

Komoditas Cabai Terus Meroket

foto/cr1.

Pali – Jelang pergantian tahun 2018, harga komoditas cabai di beberapa pasar di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) terus meroket tajam. Jika beberapa hari lalu tepatnya sebelum hari raya natal harga cabai merah keriting berkisar Rp 38 ribu/kg, saat ini naik sekitar 10 persen menjadi menjadi Rp 48 ribu/kg.

Kenaikan cabai tersebut, sontak membuat para pedagang dan masyarakat mengeluh. Eva (34), salah satu pedagang cabai di pasar Pendopo mengatakan, kenaikan ini disebabkan pasokan cabai sangat minim, sehingga pedagang di pasar tersebut harus mengambil cabai dari pasar Induk Jakabaring Palembang.

“Sebelum natal kemarin harga cabai naik terus. Bahkan harga 1 kg cabai sama dengan harga 6 kilo karet. Mudah-mudahan ini tidak berlangsung lama. Jangan sampai harga cabai mencapai Rp 60 ribi/kg,” kata Eva, saat ditemui, Selasa (26/12).

Diharapkannya, kenaikan harga ini menjadi perhatian pemerintah. Pemerintah diminta meninjau secara langsung tentang hal ini, jangan sampai masyarakat kecil dirugikan.

“Kami yang jadi korban akibat kenaikan ini. Kami meminta pemerintah segerah bergerak,” tegasnya.

Sebelumnya, Tokoh Pemuda Kota Pendopo, M Anas meminta, dinas terkait harus cepat tanggap untuk mengurusi kenaikan komoditas pokok masyarakat ini. “Pemerintah Kabupaten PALI melalui dinas terkait harus segera mengantisipasi jangan sampai lonjakan harga sejumlah kebutuhan pangan dibiarkan. Kalau kondisi ini tidak diperhatikan pemerintah, masyarakat yang akan jadi korban,” tuturnya. korankito.com/cr1/die