Dedi Ngamuk Usai Kecelakaan

foto/ujang

Lahat – Berawal dari kecelakaan lalulintas, Dedi Belando, warga Kelurahan Lahat Tengah, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, mengamuk dan melakukan perusakan terhadap kendaaraan yang menabrak mobilnya, Jalan lintas Lahat Tengah, Senin (25/12) 13.30.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan itu berawal saat Dedi melaju dari arah Pagaralam dengan mengendarai mobil Datsun Go dengan nomor polisi BG 1406 EE. Ketika di Jalan Litas Lahat Tengah, dari arah berlawanan datang sebuah mobil Dump truck Colt Diesel bermuatan semen dengan bernomor polisi BG 8652 UH.

Berita Sejenis
1 daripada 7

Diduga sama-sama hilang kendali, tabrakan pun tak dapat terhindarkan. Kerasnya tabrakan membuat mobil yang dikendarai Dedi terpental hingga naik ke atas trotoar jalan dan menabrak pagar rumah warga dengan kondisi bagian depan mobil rusak parah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja, Dedi yang melihat mobil kesayangannya rusak parah, langsung mengamuk dan merusak colt diesel yang menjadi lawannya dalam tabrakan tersebut.

Tidak hanya itu, sejumlah mobil yang tengah melintas di lokasi kejadian itu pun juga menjadi amukun Dedi. Sementara sopir colt diesel yang merasa terancam dengan aksi brutal Dedi memilih untuk kabur dan berlindung di Kantor Koramil tak jauh dari lokasi.

“Yang punya mobil Datsun itu langsung ngamuk setelah kecelakaan. Kami saja tak berani mendekat. Sopir truck itu juga langsung kabur menyelamatkan diri,” kata salah seorang warga yang meminta namanya tak disebutkan.

Warga tersebut mengungkapkan, tak lama berselang, pihak Satlantas Polsek Kota Lahat pun mendatangi lokasi kejadian. “Setelah polisi datang, sopir Datsun itu baru bisa ditenangkan. Sopir itu juga merusak kendaraan lain yang lewat,” tuturnya.

Kapolsek Kota Lahat, AKP Lihardi yang turun langsung ke lokasi kejadian menyebut, saat ini kedua sopir tersebut sudah diamankan. “Kami masih meminta keteangan keduanya,” kata Lihardi.

Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian guna mencari penyebab pasti kecelakaan tersebut. “Kita masih mencari bukti-bukti penyebab kecelakaan itu. Belum bisa disimpulkan apakah ini kelalaian atau human error,” tukasnya. korankito.com/ujang/die

 

AN