Bisa Dipercaya

Jelang Natal, Harga Sejumlah Komoditi Merangkak Naik

foto/cr1.

PALI – Menjelang perayaan natal dan tahun baru 2018, harga sejumlah komoditi di pasar tradisional Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI mengalami kenaikan. Bahkan, lonjakan kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok tersebut sudah berlangsung sejak tiga minggu belakangan.

Seperti cabai merah kriting yang Rp 30.000 per kg, kini melonjak menjadi Rp 40.000 per kg. Kenaikan harga juga terjadi  pada bawang merah, cabai rawit serta telur ayam. Untuk bawang merah dari sebelumnya hanya Rp 20.000 per kg, kini menjadi Rp 25.000 per kg. Sementara untuk komoditi cabai rawit dan telur ayam, masing mengalami kenaikan Rp 8.000 per kg dan Rp 3.000 per kg. Dari harga semula keduanya yang hanya Rp 20.000 per kg.

Berita Sejenis
1 daripada 2

Akibatnya, sejumlah warga di Pendopo pun mengeluhkan dengan kondisi naiknya sejumlah harga kebutuhan pokok tersebut.

Nurlela (51), warga Gang Masjid, Kelurahan Talang Ubi Timur mengeluhkan kondisi ini. Menurutnya, kenaikan itu harus membuat warga mengatur ulang biaya kebutuhan rumah tangga.

“Jelas kami merasa keberatan dengan kondisi ini. Hampir seluruh kebutuhan pangan naik. Sementara pemasukan tidak pernah ada tambahan,” keluhnya.

Ia juga sangat berharap pemerintah bisa memberikan solusi terhadap masalah ini. “Kami minta pemerintah PALI bisa memberi solusi. Jangan sampai kondisi ini berlarut-larut seperti yang sudah-sudah,” harapnya.

Sementara itu, salah satu pedagang di pasar tradisional Pendopo mengaku jika kenaikan harga cabai merah disebabkan karena saat ini memasuki musim hujan. Dimana hasil panen cabai merah berkurang. “Naik karena hujan. Jadi hasil panen sedikit, sementara permintaan tetap tinggi,” ucap Riki.

Menanggapi hal itu, Tokoh Pemuda Kota Pendopo, Dede menilai, fenomena melonjaknya harga beberapa kebutuhan pokok dikarenakan faktor permintaan masyarakat meningkat.

“Apalagi ini menjelang natal dan tahun baru. Otomatis permintaan kebutuhan pangan jadi meningkat yang berdampak pada naiknya sejumlah harga. Disamping itu memang kondisi cuaca yang memang sedang tidak menentu,” jelasnya.

Kendati begitu, Dede meminta Pemerintah Kabupaten PALI melalui dinas terkait segera mengantisipasi jangan sampai lonjakan harga sejumlah kebutuhan pangan dibiarkan. “Kasihan sama masyarakat kalau kondisi ini tidak diperhatikan. Karena bukan tidak mungkin jika pemerintah acuh terhadap kondisi ini, harga cabai yang sekarang sudah Rp 40.000 per kg, bisa menjadi Rp 50.000 per kg,” tegasnya. korankito.com/cr1/die