Bisa Dipercaya

3 Tahun Bangunan SDN 162 Palembang Terbengkalai

Awal 2018 direncanakan membangun empat lokal

Kondisi bangunan SDN 162 Palembang. foto/ist

Palembang – Lebih dari tiga tahun gedung kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 162 Palembang tidak terpakai, pasalnya lantai serta dinding kelas yang berdiri di atas rawa-rawa tersebut sudah banyak yang copot, keropos dan terancam ambruk setiap saat.

Kepala SDN 162 Palembang Farida Nurhayati melalui Wakil Kepala SDN 162 Palembang Oktavianus mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali meminta perbaikan bangunan tersebut dan beberapa lantai koridor, plafon serta dinding yang berbahan dasar kayu lainnya sudah mulai tergerus usia.

Berita Sejenis
1 daripada 3.252

Namun sampai saat ini selum ada kucuran dana dari pemerintah untuk memperbaiki gedung tersebut. Pihaknya meyakini keterlambatan dikarenakan keterbatasan anggaran, sehingga sekolah yang terletak di seputaran jalan R Sukamto ini terpaksa terbengkalai.

Kondisi di dalam bangunan SDN 162 Palembang. foto/ist

Lebih lanjut ia menjelaskan kondisi sekolahnya saat ini cukup susah diakses oleh kendaraan bermotor lebih dari dua roda. Belum lagi sekolah tersebut berdiri di atas rawa yang tentu saja ketika hujan turun, air akan naik bahkan kalau intensitas hujannya tinggi, genangan airnya bisa sampai ke kelas.

“Dari 13 lokal kelas yang ada di sekolah hanya 11 lokal yang bisa dipakai. Untuk dua lokal lainnya mengalami rusak parah dan tidak bisa digunakan sebagai tempat belajar,” jelasnya, Rabu (20/12).

Kondisi nampak samping bangunan SDN 162 Palembang. foto/ist

Senada, Penanggung Jawab Bangunan SD  Dinas Pendidikan Kota Palembang Nasikhun mengaku, memang benar pihaknya sudah dapat laporan mengenai bangunan SDN 162 Palembang. Dan pihaknya sudah pernah melakukan peninjauan langsung ke lapangan.

Mengingat keterbatasan anggaran, sehingga pembangunan dan perbaikan di gedung sekolah tersebut baru bisa dianggarkan pada 2018 mendatang.”Rencananya akan dibangun empat lokal. Namun realisasinya kita belum tahu. Kita berharap awal 2018 sudah bisa dimulai pembangunannya,” pungkasnya. (ejak)