Tangan Kernet Truk Nyaris Putus Ditebas Pedang Begal

Korban ketika mendapatkan perawatan di rumah bidan. korankito/ist,beg

Empatlawang- Nasib malang menimpa Anggi (37). Ia nyaris saja kehilangan tangan sebelah kirinya, setelah terkena sabetan senjata tajam (sajam) jenis pedang oleh kawanan pelaku begal di Jalan Pagaralam-Bengkulu, Kabupaten Empatlawang.

Akibat kejadian tersebut, korban harus mendapatkan perawatan di rumah salah satu bidan yang berada di Desa Padang Tepong. Bahkan, ponsel miliknya berhasil dibawa kabur kawanan pelaku yang berjumlah tiga orang tersebut.

Berita Sejenis
1 daripada 46

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadiannya berawal ketika korban bersama mertuanya yang merupakan sopir truk berangkat dari Provinsi Lampung dengan membawa bahan hasil bumi yang akan diantarkan ke Provinsi Bengkulu.

Setiba di lokasi, truk yang dikemudikannya ditumpangi oleh Anggi dipepet oleh tiga pelaku yang mengendarai sepeda motor. Namun, karena melihat salah satu pelaku membawa senjata tajam, sopir menolak untuk berhenti.

Hal itulah membuat pelaku terus mengejarnya sambil menebaskan pedang kearah truk. Tak ayal tebasan sajam pelaku mengenai kaca sebelah kiri, hingga mengakibatkan pecah dan telapak tangan korban luka.

Saat itulah, pelaku langsung mengambil ponsel korban dan langsung melarikan diri. Melihat korban terluka, mertunya membawa korban ke rumah bidan untuk mendapatkan perawatan luka yang dialaminya.

“Truknya sudah melanjutkan perjalanan menuju Bengkulu. Sementara korban, diantar pulang ke desanya untuk beristirahat, setelah diobati lukanya oleh bidan di Padang Tepong,” ungkap Darul, salah seorang warga Kecamatan Ulu Musi.

Pascakejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Ulu Musi dan masih dalam proses penyelidikan oleh aparata kepolisian. Korankito.com/rodi/depe.