Simpan Lima Pelor, Udin Terjaring Razia

Tersangka saat menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Polresta Palembang. korankito/cr2.

Palembang- Lantaran memiliki lima butir amunisi yang disimpan di tasnya. Safrudin alias Udin (43) warga yang tinggal di kawasan Jalan Nilakandi, Kecamatan Kertapati, Palembang ini harus berurusan dengan pihak berwajib.

Tersangka diamankan Satreskrim Polresta Palembang yang sedang melakukan cipta kondisi di seputaran Jalan Nilkandi, yang berada tak jauh dari kediamannya, Jum’at (8/12) sore.

Saat ditemuin diruang piket Satreskrim Polresta Palembang, Udin berdalih lima butir amunisi tersebut bukan miliknya, ” Bukan milik saya Pak,  saya menemukannya amunisi itu dijalan,”  kilahnya. Senin (11/12).

Udin mengatakan, saat itu ia dan temannya yang berprofesi sebagai pemalak ini melihat sekelompok bajing loncat yang sedang beraksi. Ketika itulah amunisi tersebut jatuh dari salah satu pelaku bajing loncat.

“Mereka (bajing loncat) menembak mobil Pak. Kami yang melihat kejadian itu, langsung mengejar kawanan pelaku dan ketika itulah peluruh itu terjatuh,” tutur Udin.

Diakuinya, amunisi yang ada pada dirinya sudah satu bulan. ” Memang rencananya mau saya serahkan ke polisi Pak, tapi saya sudah keburu tertangkap,”  sesalnya.

Udin membantah, dirinya disebut sebagai pemalak.  “Saya hanya mengawal mobil truk yang mau melintas dari arah Kertapati menuju Jakabaring, biasanya kami dikasih uang sama sopir truk tersebut sebesar Rp50 ribu,”  ungkapnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas Iptu Syamsul mengatakan tersangka diamankan atas kepemilikan lima butir amunisi.

“Saat ini tersangka S, sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut, dan sedang didalami oleh petugas apakah ada kertekaitannya dengan pelaku-pelaku yang sering melancarkan aksi dengan menggunakan senjata api, ” pungkasnya. Korankito.com/cr2/depe.