Bisa Dipercaya

Kerugian Negara Capai Tiga Miliar

-Dugaan Kasus Korupsi Dana Hibah Kabupaten OKI 2013

korankito.com/ist.

Palembang- Kasus dugaan korupsi dana hibah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2013 memasuki babak baru. Hasil audit, kerugian negara mencapai Rp3 miliar dari total anggaran yang dikucurkan sebesar Rp65 miliar.

“Kerugian negara dari perbuatan mereka cukup besar, sekitar Rp3 M,” ungkap Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumsel Agnes Triana saat ditemui usai acara peringatan Hari Anti Korupsi Se-dunia di Kejati Sumsel, Jum’at (8/12) sekitar pukul 09.00.

Berita Sejenis

Dua Kasus Korupsi Yang Menonjol di Empatlawang

Penyidik Kejari Lubuklinggau Tetapkan Dua Tersangka

Rani Divonis DuaTahun Penjara

1 daripada 9

Ia menyebutkan, modus yang digunakan keempat tersangka dengan cara menyalurkan dana dari proposal yang masuk ke Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten OKI. Setelah dilakukan persetujuan, dana akan langsung dicairkan.

“Tapi tidak semua dana langsung cair dari proposal, ada juga yang kegiatan langsung tanpa proposal. Kejanggalan yang kita temukan, dana dari Kabupaten OKI namun digunakan untuk kegiatan di luar OKI,” tambah Agnes Triana.

Dari dana yang telah dicairkan pelaksanaannya tidak sesuai dengan laporan yang ada dan setelah tahapan ini selesai, pihaknya akan segera melengkapi berkas dan barang bukti. “Secepatnya akan segera kita limpahkan, saat ini kita kejar target,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak Kejati Sumsel telah melakukan penahanan terhadap empat mantan pejabat Kabupaten OKI era kepemimpinan Ishak Mekki, di rutan Pakjo Palembang selam 20 hari kedepan. Mereka adalah, Muslim, Daud, Ruslan Bahri dan Antoni Andika.

Keempat tersangka ini diduga sudah melakukan penyelewengan dana hibah tahun 2013. Korankito.com/depe.