Bisa Dipercaya

Spesialis Ngutil di Mall Akhirnya Dibui

Lima kali beraksi di Mall di Kota Palembang

Tersangka saat menjalani pemeriksaan petugas kepolisian. KORANKITO/CR2.

Palembang- Mahyadi (23) warga Jalan KH Azhari, Lorong Sungai Semajid, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang harus mendekam di sel tahan Mapolresta lantaran mengutil pakaian di mall.

Iadigelandang petugas keamanan Mall yang berada di kawasan Jalan Angkatan 45, Kecamatan IB I Palembang ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (5/12) malam.

Berita Sejenis

Kompak! Dua Sejoli Ngutil Pakaian di Mall

Ngutil Baju, IRT Digelandang Ke Polresta

Aduh! Ismail Nekat Ngutil di Transmart

1 daripada 2

Berdasarkandata dihimpun, perbuatan Mahyadi berawal ketika ia berkunjung ke mall tersebut pura-pura belanja. Saat petugas lengah, tersangka mengambil empat kemeja, enam kaos dan dua sepan levis yang dimasukkan kedalam tasnya.

Namun, saat hendak keluar alarm berbunyi. Mendengar suara tersebut, petugas keamanan melakukan pengeledahan. Benar saja, petugas mendapati sejumlah pakaian di dalam tasnya yang tidak dibayar di kasir.

Saatditemuin di ruang piket Satreskrim Polresta Palembang, Mahyadi mengakui perbuatannya. “ Terpaksa Pak, karena saya tidak ada pekerjaan. Ya, jadi saya melakukan aksi pencurian ini,” katanya Selasa (5/12) sore.

Ditanya, bagaimana cara ia melakukan aksi tersebut. Ia menjelaskan dirinya membawa tas dan berjalan-jalan terlebih dahulu setelah dirasa aman barulah ia menlancarkan aksinya tersebut.

“Awalnya tas saya letakan di belakang Pak, setelah itu saya pindahkan kedepan. Kemudian saya duduk dan mengambil baju-baju yang ada di rak barulah saya keluar,” jelasnya.

Iamengaku sudah lima kali melancarkan aksi mencuri di mall, yakni Internasional Plaza (IP), JM Sukarami, Opi Mall, Ramaya dan PSX.

“Hasil curiannya saya jual di pasar 16 ilir Pak, ada juga yang saya jual dengan teman-teman di kampung, uangnya untuk makan dan rokok,” ujar resedivis yang sudah 4 kali keluar masuk penjara dengan kasus yang sama ini.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan. “ Masih dalam pemeriksaan, akan kita kenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas 5 tahun pidana,” singkatnya. Korankito.com/cr2/depe.