Bisa Dipercaya

Akhirnya, Nadine Chandrawinata Bersaksi di Sidang Gatot Brajamusti

Foto/dok

Nadine Chandrawinata akhirnya bersaksi di sidang kasus kepemilikan senjata api dengan terdakwa Gatot Brajamusti. Enggan mengungkap isi kesaksian, Nadine yang terlibat kasus hukum orang lain, mengaku tak menyesal pernah mengenal Aa Gatot

“Saya tidak pernah menyesal apa yang saya ambil dalam hidup saya. Saya lebih fokus ke kehidupan saya, saya jalani, saya pilih dan saya tanggung jawab atas pilihan saya,” ucap Nadine usai sidang, Selasa (5/12).

Berita Sejenis

Kids Zaman Now Menguncangkan Dunia

Tim Satgas Lubuklinggau Cek Stok Jelang Natal

Temani Cari Ponsel, Pelajar SMA Diperkosa

1 daripada 3.081

“Ini pertama kali saya datang ke pengadilan sebagai saksi. Saya secara pribadi tidak ada yang saya takutkan juga, karena saya membantu untuk kelancaran dan mendapatkan keadilan,” lanjut Nadine.

Nadine dijadikan saksi karena ia adalah pemeran utama wanita dalam film Azrax Melawan Sindikat Perdagangan Wanita yang diproduseri Gatot Brajamusti. Selain Nadine, sutradara film juga dihadirkan di ruang sidang.

“Lega karena nggak akan dipanggil-panggil lagi, karena kemarin nggak bisa hadir karena berhalangan dan suratnya nggak datang juga,” tandas Nadine.

Lantas, apa tanggapan pihak Gatot soal kesaksian Nadine dan sutradara film? Benarkah kesaksian mereka memberatkan?

“Tadi pemeriksaan saksi Nadine, tapi dalam keterangan mereka tidak tahu sama sekali. Nadine tidak tahu ada senjata dan sebagainya, tahunya di proses penyidikan.

Sehingga saksi yang tidak mengetahui secara langsung itu tidak bisa disebut sebagai saksi, sebagaimana dalam KUHAP, itu tidak bisa dijadikan patokan,” ungkap Ahmad Rifai, kuasa hukum Nadine, saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (5/12). O tri