Bisa Dipercaya

Dongkrak Kesejahteraan Rakyat, Pemkab Muba Berinovasi Gunakan Karet Sebagai Campuran Aspal

Dodi : “Saya berharap Muba menjadi laboratorium untuk penelitian dan penerapan karet sebagai bahan campuran aspal. Sehingga, harga karet tidak lagi tergantung dengan harga dunia dan mampu menopang kebutuhan hidum masyarakat,” tuturnya.

Bupati Muba Dodi Reza Alex saat menyampaikan kata sambutannya. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Guna memperbaiki harga karet yang terus merosot di pasar dunia. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berinovasi menjadikan getah karet sebagai bahan campuran aspal untuk pembangunan jalan.

“Inovasi ini bisa membantu kesejahteraan petani karet di Muba, dan menstabilkan harga karet,”ucap Bupati Muba Dodi Reza Alex di sela acara Rembuk Nasional Pemanfaatan Karet Sebagai Salah Satu Bahan Baku Aspal, Senin (4/12) pagi.

Berita Sejenis

Ia menyebutkan, teknologi karet sebagai bahan campuran aspal sudah ada sejak lama, namun tidak pernah ditindaklanjuti. “Inovasi ini selalu muncul saat harga karet menurun, tapi saat harganya mulai tinggi inovasi ini akan hilang,” ujarnya.

Dodi menilai menilai tekstur tanah di Sumsel tidak labil, sehingga memerlukan ketahanan yang baik. Oleh karena itu, inovasi tersebut sangatlah cocok untuk membangun jalan yang ada di provinsi Sumsel khususnya Muba.

“Saya berharap Muba menjadi laboratorium untuk penelitian dan penerapan karet sebagai bahan campuran aspal. Sehingga, harga karet tidak lagi tergantung dengan harga dunia dan mampu menopang kebutuhan hidum masyarakat,” tuturnya.

Di sisi lain, Direktur Pusat Penelitian Karet di Bogor Karyudi mengapresiasikan ide yang lahir dari Pemkab Musi Banyuasian. “Ide Bupati ini bagus. Apalagi Kabupaten Muba didominasi perkebunan karet sebanyak 19 persen di Sumsel,” ujarnya.

Ia menyebutkan, apabila implementasi pembangunan dan perbaikan jalan dengan bahan karet, maka Muba akan menjadi pionir Kabupaten di Sumsel. “Persiapan uji coba tidak terlalu lama, kita tinggal menyiapkan material saja,” jelasnya.

Karyudi mengungkapkan, kontribusi aspal karet di Muba diharapkan berjalan cukup lama. “Harapan kami akan sukses di Muba, karena dari sisi kesiapan Muba sudah sangat siap dan punya bahan baku yang memadahi,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Dodi, pihaknya akan melakukan peremajaan lahan karet milik petani di Kabupaten Muba. “Program ini sudah mendapatkan respon yang baik dari pusat, dalam waktu dekat akan segera direalisasikan,” cetus Karyudi. Korankito.com/depe.