Bisa Dipercaya

Novita Angie Cerita Detik-detik Kepergian Ayah

Foto/dok

Novita Angie berduka karena sang ayah tercinta, R. Sumiharso bin Soekarwo, meninggal dunia, Jumat (1/12) pukul 09.00 WIB di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat. Usai prosesi pemakaman di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Angie didampingi sang suami menceritakan detik-detik kepergian ayahnya.

Angie sama sekali tak mengira sang ayah menderita kanker. Awalnya bengkak di hidung ia anggap sebagai penyakit biasa, namun kenyataannya semakin parah.

Berita Sejenis
1 daripada 4

“Papaku awal tahun ini hidungnya bengkak, kita pikir polip, pas dioperasi ternyata kanker. Beberapa bulan nggak mau kemo, sampai akhirnya keadaan nggak membaik, makin bengkak tadinya hanya hidung bengkak, menjalar jadi kuping nggak bisa dengar, pipi bengkak dan matanya sudah mulai sakit,” ujar Novita Angie ditemui TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (1/12).

Angie dan keluarga tak tinggal diam. Karena kondisi ayah semakin parah, ia lalu membawa ke rumah sakit. Ayah Angie yang awalnya enggan berobat, akhirnya semangat untuk sembuh.

Namun takdir berkata lain, Sumiharso meninggal dunia di usia 73 tahun. Kondisinya menurun drastis usai melakukan kemo untuk pertama kalinya.

“Kebetulan ada kerabat kita yang dokter, papa diharuskan kemo. Senin kemarin kemo pertama papa, semangat mau sembuh. Tapi seminggu kemudian agak drop, enek nggak bisa makan, selanjutnya makin drop, masuk UGD lalu benar-benar kekurangan cairan. Sempat pindah ke kamar perawatan, lalu masuk ICU lagi karena tensi darah drop,” pungkas Novita Angie. O tri