Bisa Dipercaya

Peringatan HKN Ke-53, Bupati Supriono Marah. Ada Apa Ya?

Bupati Banyuasin H SA Supriono

Banyuasin,- Bupati Banyuasin Ir. H SA. Supriono dalam memperingat Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 53 di Banyuasin sempat marah-marah alias berang terhadap peserta peringatan HKN.

Penyebabnya, pada saat Bupati SA Supriono berada di podium, membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI terkait Peringatan hari kesehatan nasional ke 53 dan hari tanpa tembakau sedunia tahun 2017, para kades dari 44 desa yang hadir ribut, berbicara satu sama lain dan tidak mendengarkan isi sambutan yang dibacakan oleh orang nomor satu di Banyuasin tersebut.

Berita Sejenis

Delapan ‘Teroris Jakfar’ Ditetapkan Tersangka

Juruparkir Cekoki Miras dan Perkosa Bocah SD

Kids Zaman Now Menguncangkan Dunia

1 daripada 3.081

“Apa kalian tidak bisa khusuk dan tawaduk, cukup tua dan dewasa, bisa dengar apa yang disampikan” katanya dengan nada tinggi.

“Tidak ceramah dewek-dewek. Ini salah satu prilaku yang tidak sehat. Belajarlah untuk menghargai orang, selain karena itu sikap yang sehat. Ini acara kalian bukan acara saya. Harusnya kalian Khusuk apa pesan Menteri.
Kalian sibuk sendiri,”tegasnya.

Masih menurut Bupati, bahkan setiap OPD mengikuti acara ini harus khusuk, jangan provokatif. Ini menunjukan Kepribadian bangsa ini sudah bobrok. “Belajar khusuk, perlu diketahui persoalan kesehatan ini bukan persoalan ringan. Seharusnya di dengarkan dulu jangan ngomong masing-masing,”kata Mantan Inspektur ini dengan nada tinggi.

Ditambahkan Supriono bahwa masalah kesehatan bukan hanya persoalan Dinkes tetapi melibatkan beberapa OPD seperti Dishub,Perkimtan,DLH, PUTR,Bappeda, dan Pendidikan.  “Persoalan buang air sembarangan, rumah kumuh banyak,tidak layak huni banyak. Tidak hanya Dinkes tapi OPD lain. Maka Koordiasi perlu jalan,” katanya.(korankito.com/waluyo/mbam)