Bisa Dipercaya

Sumsel Smart And Care Resmi Dilaunching

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Direktur Utama Bank Sumselbabel M. Adil, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin dan beberapa pejabat terkait saat meresmikan program Sumsel Smart and Care (S2C) di Griya Agung Sumsel, Senin (20/11). Foto/ejak

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin resmi melaunching program Sumsel Smart and Care (S2C) di Griya Agung Sumsel, Senin (20/11). Program ini sendiri diyakini mampu memberikan infomasi secara rinci dan transparan kepada masyarakat di Sumsel selama mempunyai aplikasi ini dan jaringan.

Melalui kegiatan ini pula Alex Noerdin mengajak pemerintah daerah (Pemda) untuk mendukung implementasi program S2C guna mewujudkan Sumsel cerdas. Menurutnya, dukungan dari semua Pemda dan masyarakat di Sumsel sangat diperlukan dalam melengkapi infrastruktur program S2C.

Berita Sejenis
1 daripada 23

“Salah satu yang harus disiapakan oleh Pemda adalah ketersediaan internal yang kuat di semua daerah. Kalau semua kabupaten/kota di Sumsel mendukung impelementasi program S2C dengan menyediakan internet, maka Sumsel akan menjadi provinsi pertama yang memiliki jaringan internet 4G secara menyeluruh di Indonesia,” kata orang nomor satu di Sumsel ini usai melaunching program S2C di Griya Agung, Senin (20/11).

Senada, Project Leader Program S2C Inanda Karlina Astari Fatma mengatakan, dari program S2C tersebut melahirkan empat aplikasi dan layanan yakni Sumsel on Hand, Sumsel Care, Sumsel GOV, Sidata (sistem iformasi dan data), E-Office dan Sumsel Smart WiFi.

“Semua aplikasi berbasis android dan iOS ini diyakini bisa mendukung pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang efektif atau good governance,” ucapnya kepada.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mengaku, saat ini wilayahnya menjadi pelopor dalam mendukung program S2C yang dimiliki oleh Provinsi Sumsel. Bahkan, hingga saat ini Pemda Kabupaten Muba tengah mengupayakan pemerataan jaringan internet 4G dilebih dari 200 desa di wilayahnya.

“Masalah keamanan kita sudah konsultasi bersama pihak provider agar konten porno atau yang tidak layak bagi masyarakat akan dihilangkan. Dan masyarakat kita himbau untuk melek IT dengan membeli handphone,” tegasnya.

Selain itu, menurutnya, aplikasi ini sendiri hampir mirip dengan program S2C, dan sudah diterapkan di Muba dengan nama Senjang sejak Oktober 2017 lalu. Bahkan, Muba menjadi salah satu kabupaten di Sumsel yang akan memberikan jaringan internet ke semua Kecamatan di Muba.

“Apalikasi ini bisa di download oleh masyarakat di Play Store. Masyarakat bisa melakukan berbagai laporan terkait pelayanan publik. Kita juga mendukung program S2C provinsi dengan menyediakan jaringan internet di seluruh desa di Muba,” tegasnya. korankito.com/ejak