Bisa Dipercaya

Copet Pasar 16 Ilir Tekapar Dipelor Petugas

Tersangka Gatot Subroto (43) yang diberi hadiah timah panas oleh anggota Satreskrim Polresta Palembang. Foto/depe

Palembang- Gatot Subroto (43) warga Jalan Panca Usaha, Lorong Anggrek, Kecamatan SU I Palembang yang merupakan spesialis copet di Pasar 16 Ilir, harus tekapar usai diterjang timah panas anggota Satreskrim Polresta Palembang.

Sebabnya, tersangka berupaya kabur saat ditangkap anggota Tekab Satreskrim Polresta Palembang usai melancarkan aksinya di kawasan Lorong Basah, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan IT I Palembang, Jum’at (17/11) petang.

Berita Sejenis

Diduga Copet, Dua Kakak Beradik Diamankan Polisi

Dicopet Dalam Angkot, Uang Rp10 Juta Nyaris Raib

DPO Curas Diciduk Saat Tidur

1 daripada 48

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab Ipda Daniel Dirgala mengatakan, tersangka memang sudah menjadi terget operasi pihaknya. “Dia (tersangka) merupakan residivis copet yang sudah beberapa kali melancarkan aksinya dikeramaian pasar,” katanya.

Berdasarkan pengakuan dari tersangka, sambung Daniel, sudah melakukan aksinya sebanyak delapan kali. “Saat ini tersangka sedang dalam pemeriksaan petugas, dan atas ulahnya akan kita jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana diatas 5 tahun,” tegasnya.

Sementara, tersangka Gatot mengaku dirinya nekat melakukan aksi copet lantaran sulit mendapatkan pekerjaan. “Terpaksa Pak, karena tidak dapat kerjaan. Anak saya tiga, mau dikasih makan semua,” katanya sambil menahan sakit akibat diterjang timah panas petugas.

Diakuinya, sudah delapan kali melakukan aksi copetnya. “Dua kali tertangkap, saya tidak tau kalau polisi mengintai saya dari dalam mobil. Ketika saya sedang melancarkan aksi, dan polisi langsung mengepung saya,” pungkas residivis copet yang baru 4 bulan keluar penjara ini. Korankito.com/CR2/depe.