Bisa Dipercaya

Maju Pilkada 2018 Mendatang, Buya Slogankan ‘Bebas Korupsi’

Bakal Calon Bupati Banyuasin KH. Husni Thamrin Madani (kiri) saat mendeklarasikan dirinya bakal maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 mendatang dengan menggandeng Supartijo sebagai bakal calon Wakil Bupati Banyuasin. Foto/waluyo

Banyuasin – Bakal Calon Bupati Banyuasin KH. Husni Thamrin Madani yang akraf disapa Buya resmi mendeklarasikan dirinya bakal maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 mendatang dengan menggandeng Supartijo sebagai bakal calon Wakil Bupati Banyuasin bersama pasangan sebagai Wakil Bupati Banyuasin.

Hadir dalam deklarasinya Tokoh masyarakat Banyuasin, Burlian Abdullah, KH. Dimyati hamzah, Kaharuddin Aziz, Abd. Somad, Abdul Rasyid Ning. Wakil Gubernur Sumsel Ishak mekki, mantan Bupati OI, Mawardi Yahya. Juga terlihat ada perwakilan dari Parpol Demokrat Zainal Abidin, Sekretaris PKB Sucipto muhadi, perwakilan dari Parpol Gerindra. Abd Aftab Hudeddy dan anggota Panwaslu Banyuasin.

Berita Sejenis

168 Tim Teknis E-Voting Dikukuhkan

Harnojoyo Bantah Tudingan Borong Partai

Komisioner KPU RI Launching Pilkada Lubuklinggau

1 daripada 7

“Majunya Buya menjadi orang nomor satu di  Bumi Sedulang Setudung berdasarkan konvensi yang digelar pada 20 Oktober 2017 dan rapat-rapat panitia 25 Oktober 2017, yang mana diperoleh kesepakatan untuk mendukung Buya Husni Thamrin Madani maju sebagai Bupati Banyuasin 2018-2023 atas usulan dari masyarakat dari 19 kecamatan di Kabupaten Banyuasin,” ucap Abdullah Rasyid Ning, selaku Ketua Panitia Deklarasi Bacalon Bupati Independen.

Senada disampaikan, Berlian Abdullah, hari Jum’at merupakan hari yang fundamental dan strategis. “Hari ini bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan Indonesia yang telah berhasil memperjuangkan kemerdekaan bagi kita semua, tentu kita sebagai generasi muda tidak boleh melupakan sejarah, seperti kata Bung Karno, Jasmerah,”ucapnya.

Masih kata dia, umat Islam mempunyai komitmen dalam memperjuangkan kemerdekaan, terlebih Banyuasin. 15 tahun Banyuasin berpisah dari Muba dan sekarang dalam keadaan miris masih dirasakan oleh rakyat Banyuasin.

“50 tahun memperjuangkan pemekaran, dinodai oleh satu orang, malu rasanya kami sebagai pejuang pemekaran dengan ditangkapnya Bupati Banyuasin tahun 2016 lalu lantaran korupsi.

“Kami yakin beliau merupakan sosok yang tahu aturan, tahu dampak dari apa yang dilakukan, bila beliau melenceng, kalian semua saksi, saya orang pertama yang akan menghadapinya,” tegas Burlian.

Sementara itu, bakal calon Bupati Banyuasin yang maju dari jalur independen, Buya dalam sambutannya, mengatakan, dirinya bersama wakilnya telah memenuhi persyaratan yang diminta oleh KPU Banyuasin.

“Alhamdulillah acara ini terlaksana dengan hikmat, semoga kita semua mendapatkan ganjaran pahala dari Allah swt, kami telah mempersiapkan persyaratan 120.000 lebih fotokopi KTP telah terkumpul berkat dari bantuan kalian semua, terimakasih atas bantuan para relawan yang telah bekerja tanpa pamrih “, katanya.

Dirinya optimis atas persyaratan yang diberikan oleh KPU Banyuasin dan saat ini telah terpenuhi.

 

“Ya saya optimis dengan terkumpulnya fotokopi KTP sebanyak 120.000 lembar, melebihi syarat tiga kali lipat dari ketentuan KPU, saya komitmen akan mewujudkan Banyuasin bersih dari korupsi, agamis, dan berakhlakul karimah,” ucapnya mengakhiri pidatonya.

Wakil Gubernur Ishak Mekki dalam sambutannya mengaku bangga terhadap sosok Buya Husni Thamrin Madani, yang merupakan sosok ulama siap memimpin Kabupaten Banyuasin.

“Saya bangga terhadap sosok Buya Husni Thamrin Madani yang mempunyai tekad kuat maju memimpin Banyuasin dan saya juga salut atas program beliau anti korupsi, mungkin di Indonesia ini baru Buya Husni Thamrin yang berani maju dengan program ‘bBebas Korupsi’,” urainya singkat. Korankito.com/waluyo/ria