Bisa Dipercaya

Asyik Kuncang Dadu, Digerebek Aparat

elar perkara arena judi dadu kuncang dan tripot di Mapolsek Sukarami, Rabu (11/10). Foto/adi

Palembang- Sebuah arena judi dadu kuncang dan tripot digrebek Unit Reskrim Polsek Sukarame dan Polresta Palembang. Alhasil, para pemain lagi asik berjudi, disebuah tenda dilapangan di Sungai Putat, Kelurahan Sukajaya, Soak Simpur, Sukarme, langsung kabur melarikan diri.

Penggerebekan pihak Polsek Sukarame dan Polresta Palembang, dilakukan pada Senin (9/10) sekitar pukul 11.00 WIB malam, setelah polisi menindak lanjuti warga yang resah dengan maraknya perjudian di Sungai Putat. Setibanya disana kedatangan anggota telah tercium sehingga para penjudi tak ada satu pun yang diamankan.

Berita Sejenis

DPO Curas Diciduk Saat Tidur

Arena Dadu Kuncang Digerebek Polisi

Copet Pasar 16 Ilir Tekapar Dipelor Petugas

1 daripada 41

“Jadi lokasinya berupa lapangan di belakang rumah, yang diberi tenda. Disana ada judi dadu guncang dan tripot,” kata, Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda melalui Kanit Reskrim Iptu Marwan, saat gelar perkara di Mapolsek Sukarami, Rabu (11/10).

Ia menjelaskan, arenanya berupa tenda-tenda di sebuah lapangan dengan lapak-lapak dari meja plastik sebanyak 20 lapak. Pihaknya menduga dari lokasi ada sekitar 60 orang pemain yang melakukan perjudian kemudian melarikan diri.

“Waktu melakukan penindakan perjudian, kami meminta bantuan Polresta Palembang, dari penggerebekan para pelaku seperti telah mengetahui kehadiran polisi, lokasi sepi dan mati lampu,” ujarnya.

Namun dari lokasi arena perjudian diamankan, berupa kartu remi dan bola dadu kencang, 5 set kartu remi, satu set batu gaple, 2 buah mangkuk, 8 buah bola dadu kuncang, 2 buah tutup dadu kuncang, dan sebuah kalkulator, 6 unit sepeda motor yang ditinggal kabur pemiliknya turut diamankan.

Terkait pelaku judi, Marwan menegaskan akan memanggil pemilik lokasi berinisial Y.

“Kami akan panggil pelaku pemilik perjudian inisial Y, untuk mengembangkan kasus ini. Untuk operasinya sudah lebih dari satu pekan ini, dengan omset per harinya mencapai Rp 5 jutaan,” pungkasnya. Korankito.com/adi/depe