Bisa Dipercaya

Ogan Ilir Pilot Project Persawahan Modern Nasional

Menteri Pertanian didampingi dirjen, Bupati OI saat meninjau persawahan modern di Pemulutan. foto/harry

Indralaya – Kabupaten Ogan Ilir (OI) di percaya Kementerian Pertanian RI menjadi Pilot Project Persawahan Modern yang menjadi salah satu Program Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional. Hal itu terungkap saat kunjungan kerja Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman ke lebak sawah modern milik warga Buyung di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten OI, Kamis (12/10).

Menteri Pertanian Andi Amran mengungkapkan, pemerintah pusat telah mempersiapkan program ini di 7 provinsi se-Indonesia, dengan menurunkan alat berat excavator untuk membuat sistem kanalisasi, tanggulisasi dan menyediakan mesin pompanisasi dengan didukung oleh jajaran TNI Angkatan darat.

Berita Sejenis

Delapan ‘Teroris Jakfar’ Ditetapkan Tersangka

Juruparkir Cekoki Miras dan Perkosa Bocah SD

Kids Zaman Now Menguncangkan Dunia

1 daripada 3.081

“Di Sumsel ada 4 kabupaten/kota yang mengikuti Program Persawahan Modern salah satunya di Kabupaten Ogan Ilir. Kedepan kita percaya, kabupaten ini akan menjadi tiga besar lumbung pangan nasional,”ujarnya.

Ia menambahkan saatnya menjadi petani cerdas, dahulunya lahan lebak atau pasang surut hanya bisa panen padi satu tahun satu kali. Namun sekarang berbeda melalui sistim teknologi sawah lebak yang menggunakan pompanisasi bisa menghasilkan panen padi 2 hingga 3 kali pertahunnya.

“Persawahan modern ini selain bisa tanam padi, di kanal-kanal yang dibuat untuk irigasi sawah bisa memelihara berbagai jenis ikan sehingga masyarakat bisa sejahtera, pemerintah telah menyiapkan dukungan alat berat, traktor, combine hingga pemberian bibit gratis. Kita bisa mengoptimalkan lahan untuk stok beras saat ini kisaran 1,5 juta ton, insyallah produksi kita aman,”jelasnya.

Sementara itu Bupati OI, HM Ilyas Panji Alam didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Zainuri Afrizal mengatakan, bahwa di Kabupaten OI ada dua desa yang menjadi Pilot Projek Persawahan Modern di Desa Aur Standing seluas 98 Hektar, dan Desa Suak Batok 416 Hektar.

“Kami sangat berterimakasih atas dipercayanya Kabupaten OI menjadi Program Ketahanan Pangan Nasional oleh Kementerian Pertanian, kita berharap kedepan tidak hanya di dua desa saja namun program persawahan modern ini dapat meluas ke beberapa desa lainnya di OI,”ujarnya. (korankito.com/harry/ria)