Bisa Dipercaya

Aksi Mogok Batal, Liga 1 Lanjut Hingga Akhir

Sekretaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid. Foto/ist

Palembang-Ancaman aksi mogok berkompetisi yang sempat dilontarkan 15 klub Liga 1 Indonesia batal dilakukan. Hal itu terjadi setelah 15 klub tersebut bertemu PT. Liga Indonesia Baru (LIB) yang merupakan operator kompetisi Liga 1 Indonesia bersama dengan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, guna membahas ancaman aksi mogok tersebut.

Berdasarkan keterangan oleh Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub Sriwijaya FC, Faisal Mursyid yang ikut dalam pertemuan itu menjelaskan, jika semuapermasalahan yang sebelumnya terjadi dalam kompetis Liga 1 Indonesia sudah rampung alias tidak ada kendala.

Berita Sejenis
1 daripada 156

“Yang terpenting semua masalah sudah selesai dan tidak ada persoalan lagi. Kompetisi ini terus berjalan,” kata Faisal saat dihubungi, Rabu (11/10).

Faisal menjelaskan, setelah mendengarkan penjelasan dari PT LIB dalam pertemuan tersebut, semua klub termasuk Sriwijaya FC yang mengikuti kompetisi Liga 1 Indonesia akhirnya dapat memahami dan menerima.

“Pokok masalahnya adalah mendengarkan penjelasan PT LIB. Pertemuan itu juga hadiri oleh pimpinan PSSI. Jadi tidak ada lagi permasalahan lainnya. Saat mendengarkan kita dari SFCjuga ditanyakan tanggapannya. Kita menerima dan tidak ada masalah,” ujar Faisal.

Dia menyatakan, Laskar Wong Kito akan terus berkomitmen melanjutkan kompetisi sampai akhir. Artinya tidak ada lagi batu ganjalan dalam kompetisi tersebut.

Hanya saja, Faisal berharap, setelah laga selesai harus ada evaluasi agar kinerja kompetisi di tanah air semakin meningkat levelnya.

“Harapan kita dari klub agar kedepan kompetisi semakin baik. Jadi evaluasi dan pembenahan harus dilakukan di kompetisi mendatang,” tutupnya.

Diketahui, 15 klub yang sempat melontarkan ancaman mogok berkompetis yakni, Arema FC, Barito Putera, Bhayangkara FC, Madura United, Mitra Kukar, Persegres Gresik, Persela Lamongan, Perseru Serui, Persiba Balikpapan, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, PSM Makassar, Borneo FC, Semen Padang, dan Sriwijaya FC.

Ancaman mogok tersebut dilakukan karena 15 klub tersebut belum melihat niat baik, keseriusan, serta profesionalitas PT LIB selaku operator dalam menjalankan roda kompetisi. Mereka meminta tiga aspek kepada operator untuk memenuhi beberapa tuntutan yang menurutnya sangat penting dan fair dalam kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. korankito.com/nisa/die