Ratusan Perempuan Ikuti Sosialisasi Kadarkum

Kajari Lubuklinggau, Hj Zairida SH MH ketika menjadi pembicara dalam program jaksa menyapa. Foto/dhia

Musirawas – Sebanyak 400 orang perempuan yang tergabung dalam Forum Perempuan Musirawas Sempurna (FPMS) mengikuti sosialisasi Program Jaksa Menyapa yang di gelar Kejaksanaan Negeri (Kajari) Lubuklinggau. Kegiatan sosialiasi ini menghadirkan Kajari Lubuklinggau, Zairida sebagai pembicara yang memberikan pemahaman mengenai permasalahan hukum kepada peserta dalam menyikapi fenomena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap menimpa perempuan.

“Banyak perempuan khususnya ibu rumah tangga yang kurang memahami masalah hukum, padahal kekerasan dalam rumah tangga baik secara fisik, psikis, seksual maupun ekonomi masih kerap terjadi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan sosialisasi dapat menambah wawasan peserta dalam menyikapi permasalahan dalam rumah tangga yang menyebabkan terjadinya tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDR). Selain menambah wawasan, melalui sosialisasi ini, peserta dapat mensikapi fenomena KDRT ini khususnya bagi perempuan, karena sebagian besar KDRT terjadi pada kaum hawa.

Sementara Ketua FPMS, Noviar Marlina Gunawan memberikan apresiasi atas Program Jaksa Menyapa.  Terlebih karena materi yang dijelaskan sangat bernilai dan menjadi panduan bagi perempuan khususnya bagi anggota FPMS dalam memperjuangkan hak-haknya.

Lain halnya dengan yang diungkapkan  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Mura, Ahmadi Zulkarnain yangmengajak anggota dan pengurus FPMS agar lebih mengikat tali persaudaraan dan dapat membantu memberi penyuluhan dengan keluarga, sahabat, tetangga dan masyarakat agar menjaga anak-anak untuk menghindari tindak kekerasan dan penjualan anak. Dan yang terpenting agar saling menghargai antara suami dan istri agar terhindar dari KDRT. korankito.com/dhia