Pemkot Tegaskan Ikan Patin di Palembang Tidak Ada yang Impor

pindang patin khas Palembang

Palembang – KORKIT

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menegaskan ikan patin yang beredar di Palembang saat ini berasal dari pembudidayaan masyarakat lokal, bukan hasil impor dari Vietnam yang digadang-gadangkan mengandung zat berbahaya yang disinyalir mulai menjamah pasar perikanan di Indonesia.

Kepala Dinas Perdagangan melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Kota Palembang Mardiana Tarigan memastikan, tidak ada peredaran ikan patin Vietnam di pasar Palembang. Bahkan, sejauh ini kebutuhan ikan patin untuk Kota Palembang semuanya dipenuhi oleh peternak yang ada di Palembang.

“Sampai saat ini kebutuhan untuk ikan patin yang ada di kota Palembang sama sekali tidak ada kekurangan. Ikan patin tidak ada kita impor dari luar, semuanya dicukupi oleh peternak lokal,” katanya,  Selasa (10/10).

Diakui Mardiana, meski kabar ikan impor tersebut cukup meresahkan, namun konsumsi ikan patin di Palembang masih sangat tinggi karena mayoritas masyarakatnya sangat menyukai olahan makanan pindang patin khas Palembang. Selain itu, untuk wilayah Palembang sendiri, pembudidayaan ikan ini sendiri masih terbilang sangat mudah sehingga tidak ada kekurangan untuk stok ikan patin.

“Kendati demikian, kami selalu melakukan pantauan, itulah guna kami melakukan pantauan ke pasar-pasar untuk melihat permasalahan yang ada di pasar, dan ternyata sampai saat ini masih aman saja,” tandasnya. (korankito.com/rika/ejak)