Bisa Dipercaya

Indonesia Butuh 500 Ribu Advokat

Pelantikan 113 Advokat Kota Palembang di The Daira Hotel. Foto/ejak

Palembang – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) menilai saat ini Indonesia masih kekurangan 500 ribuan advokat.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum DPN Peradi Fauzi Yusuf Hasibuan setelah pelantikan 113 advokat Kota Palembang di The Daira Hotel Palembang, Selasa (10/10). Menurutnya, dengan mengikuti skala perbandingan advokat di Jepang dengan skala satu advokat berbanding 10 ribu penduduk dan Amerika satu advokat berbanding 380 penduduk maka di Indonesia setidaknya membutuhkan 500 ribuan lagi advokat untuk mendampingi lebih dari 200 juta jiwa penduduk di Indonesia.

Berita Sejenis

Kelabui Petugas, Hendra Simpan Narkoba Dalam Topi

Susul Raisa, Keenan Pearce Resmi Lamar Pacar

Ponsel Ojol Dilarikan Rekan Seprofesi

1 daripada 3.097

“Saat ini ada sekitar 45 ribuan advokat dan 100 an cabang Peradi dari Sabang sampai Merauke. Dan untuk idealnya kita butuh minimal 500 ribuan advokat lagi,” terangnya.

Sementara untuk para advokat yang baru dilantik di Kota Palembang, ia berpesan agar menjadi advokat yang cerdas dan jujur. Sebab 75 persen penyuapan kasus di pengadilan, diakuinya, diduga berawal dari advokat.

“Jadilah advokat yang jujur dan mempunyai prinsip. Jangan menghalalkan segala cara untuk memenangkan kasus,” imbaunya. (korankito.com/ejak)