Begal Lintas Provinsi Akhirnya Dibekuk

Wakapolres Kompol Andi Kumara didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin ketika menunjukkan barang bukti. Foto/dhia

Lubuklinggau- Budi Santoso alias Aloy Santos (20) satu dari kawanan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sering beraksi di Kota Lubuklinggau akhirnya berhasil dibekuk Satreskrim Polres Lubuklinggau.

Berdasarkan data yang dihimpun, warga Desa Taktoi, Kecamatan PUT, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu ini sudah 12 kali melakukan aksinya. Akan tetapi, hanya sembilan tempat kejadian perkara (TKP) yang dilaporkan oleh warga.

Budi, merupakan pencuri lintas provinsi. Bagaimana tidak, setelah melakukan pencurian di wilayah Lubuklinggau, Sumsel, dirinya menjualkan barang hasil curian di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu  dengan harga Rp 1 juta sampai  Rp 3 juta.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Wakapolres Kompol Andi Kumar‎a didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin mengatakan ‎pelaku diamankan di depan toko minyak wangi, Kelurahan Ulak Surung, Kota Lubuklinggau.

“Dari pengakuan Budi, dia sudah 12 kali melakukan tindak pencurian. Tapi yang ada laporannya di kita hanya sembilan laporan‎. Tiga laporan lain masih kita kembangkan,” ungkap Andi saat menyampaikan rilis, Senin (9/10).

Dari sembilan laporan yang masuk, lanjut Andi, tiga TKP terjadi di depan toko minyak wangi, Kelurahan Marga Mulya. Pelaku berhasil membawa sepeda motor Honda Supra Fit, Beat dan Yamaha Vixion,

Kemudian TKP lainnya yakni, Kelurahan Megang di Jalan Bengawan Solo, Honda Vario, Jalan Kali Serayu, Honda Revo warna Merah, di Kelurahan Siring Agung, Honda ‎Vario Tecno warna putih, di Kelurahan Watervang Yamaha Mio J warna hijau, di GOR Petanang Yamaha Mio Sporty warna merah.

“Barang Bukti (BB) yang diamankan yakni satu buah kunci latter T, tiga buah mata kunci T, dan satu buah motor honda Revo warna hitam dengan nomor polisi (Nopol) BG 2188 HN,” kata Andi.

Modus Budi melakukan aksinya sama dengan pelaku-pelaku lainnya, mereka melakukan aksi dengan cara menggunakan kunci T. Sebelum beraksi mereka  melihat situasi, setelah motor terparkir ia bersama dengan temannya langsung mengambil motor tersebut.

Selain tersangka Budi, tambah Andi ada enam tersangka lainnya yang di rilis Mapolres Lubuklinggau, tersangka lainnya yakni Muhammad Ridwansyah alias Ali Hanafiah diamankan dalam kasus pembegalan.

“Dalam melakukan aksinya Muhammad menghadang calon korbannya, setelah berhenti dia meminta motor, kalau tidak diberikan tersangka tak segan-segan melukai korban. Saat korban tidak berdaya, pelaku langsung merampas motornya dan kabur,” tambah Andi.

Sementara tersangka lainnya  yakni Romli, Ilham Susapri alias Sarwo, dan Maulana Saputra, mereka ditangkap karena terlibat kasus pencurian bongkar rumah, kemudian Prandika dan Aprilyanto diamankan dalam perkara membawa senjata tajam. korankito.com/dhia/depe