Pamit Antar Berkas Ke Kantor Ponisih Menghilang

Ponisih (27) yang menghilang sejak Jumat (6/10) siang lalu. Foto/waluyo

Banyuasin- Usai berpamitan mengantarkan berkas ke tempatnya bekerja, Jum’at (6/10) siang. Ponisih (27) warga Kampung Sribumi, Kelurahan Betung, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumsel tak kunjung pulang ke rumahnya.

Sampai saat ini, Senin (9/10) siang, pihak keluarga terus melakukan upaya pencarian terhadap wanita yang bekerja di bagian administarasi yayasan pendidikan Satria Nusantara, Kecamatan Betung, Banyuasin ini.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebelum menghilang, Ponisih berpamitan kepada orantuanya Kliwon untuk mengantarkan berkas di tempatnya bekerja dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol BG 2108 JR.

“Memang anak saya itu, kalau bekerja selalu membawa motor sendiri pak. Makanya, waktu dia (Ponisih) berpamitan, saya tidak menaruh curiga dan mengiyakannya,” kata Kliwon kepada wartawan Koran Kito  saat dijumpai di rumahnya, Senin (9/10) siang.

Sejak kepergian itu, lanjutnya, Ponisih tak kunjung pulang ke rumah. Ia pun sempat mencari keberadaan anaknya di tempatnya bekerja. “Kata teman sekantornya, dia minta izin untuk ikut dengan suaminya. Saya telpon nomornya aktif, tapi tidak dijawab,” ujarnya.

Bahkan, dirinya telah mencari keberadaan anaknya hingga ke daerah Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin dan Kota Palembang. Akan tetapi hasilnya tetap sama, tidak mengetahui kabar dari Ponisih. “Anaknya ini selalu bertanya kemana ibu,” kata Kliwon dengan nada sedih.

Ditambahkan suami Ponisih yakni Rusdi (33). Dirinya mengetahui kalau istrinya telah menghilang sesaat pulang dari Provinsi Jambi. “Jum’at pagi, saya berangkat ke Jambi semuanya masih normal saja, dan saya hubungi masih diangkatnya,” tambah Rusdi.

Rusdi mengungkapkan, selama ini tidak pernah telibat cekcok mulut atau pun salah paham dengan istrinya. Maka dari itu, ia pun sangat heran dan bertanya-tanya kemana Ponisih pergi. “Takut kalau terjadi apa-apa, lagian kasihan melihat anak saya yang terus menangis,” katanya.

Bapak satu anak ini berharap, apabila mengetahui keberadaan istrinya untuk segera menghubungi nomor telepon 0812-7313-179 atau 0813-6702-3455. “Saya harap dia segera pulang ke rumah dan tidak terjadi apa-apa dengannya,” pungkasnya. Korankito.com/waluyo/depe