Peringatan HUT ke-72 TNI di Pusatkan di PALI

Penyerahan kunci bedah rumah dari Dandim Muaraenim didampingi Bupati PALI, Bupati Muaraenim, Ketua Komis II DPRD PALI, Kapolres Muaraenim dan Prabumulih. Foto/Cr1.

PALI – Berbagai kegiatan di gelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Tentara Nasional Indonesia di Komando Distrik Militer (Kodim) 404 wilayah Muaraenim, Prabumulih, dan PALI yang dipusatkan di lapangan Ampera depan markas Komando Rayon Militer (Koramil) 404-03 Talang Ubi, Kamis (5/10).

Mulai dari menggelar sunatan massal, bakti sosial, bedah rumah untuk 12 veteran pejuang TNI, penampilan tari kreasi dari Persit Candra Kirana Muaraenim, penampilan tentara cilik dari MIN 1 Muaraenim serta aksi menarik mobil dengan menggunakan gigi dari anggota TNI. Bahkan, usai kegiatan seremonial, dua kepala daerah yakni Bupati Muaraenim dan PALI yang ikut hadir bernyanyi bersama anggota TNI dan tamu undangan.

Dandim Muaraenim, Letkol Infanteri Teadi Aulia mengatakan, sejarah membuktikan bahwa persatuan dan kesatuan menjadi kunci utama dalam membangun bangsa. Kebersamaan dengan rakyat harus semakin kuat.

“Makanya tema yang kita angkat yakni bersama rakyat TNI kuat, bahwa tentara itu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan, dipilihnya PALI sebagai tempat berlangsungnya upacara dikarenakan sesuai instruksi dari pimpinan, bahwa perayaan puncak HUTke-72 TNI digelar di daerah yang melaksanakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Dan untuk wilayah Kodim 0404 Muaraenim, daerah yang dilaksanakannya TMMD yakni Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

“Seharusnya kegiatan dirgahayu TNI dipusatkan di Palembang. Tetapi karena ada instruksi dari pimpinan untuk daerah yang menggelar TMMD lah yang akan menggelar upacara dirgahayu TNI. Makanya terpilihlah Kecamatan Talang Ubi sebagai tempat pelaksanaan upacara ini,” pungkasnya.

Sementara, Bupati PALI, Heri Amalindo saat di lokasi yang sama mengatakan, bahwa rakyat dan TNI itu sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Selain itu juga, sambungnya perjuangan itu tidak bisa dilakukan karena satu orang, makanya harus bahu membahu bersama rakyat.

Dirinya berharap TNI sebagai pengaman negara, bisa lebih tangguh dan lebih hebat lagi serta semua alat-alat perang lebih baik lagi. “Untuk di PALI, dengan adanya TNI semoga bisa menciptakan daerah kita yang lebih aman, nyaman bagi masyarakat kita,” harapnya. Korankito.com/cr1/ria