Bisa Dipercaya

KPUD PALI Mulai Buka Pendaftaran Verifikasi Faktual

Foto/cr1

PALI – Setelah sebelumnya menggelar bimbingan teknis pendaftaran, verifikasi dan penetapan partai politik calon peserta pemilu tahun 2019 yang diikuti 9 partai politik yang ada di Kabupaten PALI, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai membuka pendaftaran verifikasi faktual partai politik untuk bakal ditetapkan menjadi peserta pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang.

“Sesuai aturan yang ditetapkan KPU RI, untuk besok (Selasa,red) telah membuka pendaftaran bagi parpol untuk verifikasi faktual,’ ungkap Ketua KPUD PALI, Hasyim, usai menggelar Bimbingan Teknis pendaftaran, verifikasi dan penetapan partai politik calon peserta pemilu tahun 2019 di Gedung Golf Pertamina Pendopo, Senin (2/10).

Berita Sejenis
1 daripada 3.089

Hasyim menjelaskan pendaftaran verifikasi faktual partai politik akan dibuka selama 14 hari kedepan, dimulai 3 sampai 16 Oktober mendatang. Yang harus dipersiapkan oleh partai yakni keabsahan kepengurusan serta kantor tetap hingga 2019 nanti, selain itu disiapkan juga bukti keanggotaan partai melalui lampiran 2 model F2-Parpol.

“Lampiran ini nanti, kemudian diserahkan ke KPUD PALI,” bebernya.

Kemudian setelah itu, pihak KPUD akan melakukan penelitian administrasi dan verifikasi faktual ke partai tersebut. “Nah, agar tidak bolak-balik dalam menyerahkan berkas, kami harap setiap parpol dalam menyerahkan berkas harus lengkap, karena kalau tidak lengkap berkas tersebut tidak dapat kami terima dan harus dilengkapi dahulu. Tetapi sebelum itu, parpol sudah terdaftar dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol),” tambahnya.

Sementara untuk di Kabupaten PALI, minimum anggota yang harus dicapai oleh Parpol yakni 170. Hal itu dirujuk berdasarkan 1/1.000 dari jumlah penduduk di Kabupaten PALI.

“Jumlah penduduk di PALI lebih kurang 170.000. Itu berdasarkan data kependudukan dari Disdukcapil hari ini. Tapi data itu bisa berubah. Namun, ketika sudah didaftarke ke Sipol maka seluruhnya harus dilampirkan. Ya, siapa tahu dari yang didaftarkan ada yang ganda atau bisa jadi tidak memenuhi syarat karena profesi,” ungkap pria yang juga merupakan dosen di salah perguruan tinggi di Sumsel itu.

Sementara, Irwan, Ketua DPD Partai Golongan Karya Kabupaten PALI mengaku sudah menyiapkan apa saja yang diperlukan menjelang verifikasi faktual KPU. “Sudah lama kita siapkan. Bahkan kami sudah mengumpulkan 1.500 lebih kartu tanda anggota (KTA) yang kami data dan input ke aplikasi yang ada dari DPP Golkar. Ke 1.500 KTA tersebut, dikumpulkan dari seluruh kader Golkar di desa dan kecamatan yang ada di PALI,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Hairul Mursalin, Ketua DPC PPP Kabupaten PALI menerangkan, bahwa menjelang verifikasi faktual yang dilakukan KPUD, pihaknya mengaku telah mempersiapkan hal itu sejak lama.

“Jauh hari sebelum dilaksanakan hari ini (2/10), kami telah melakukan pendataan anggota PPP di Kabupaten PALI melalui aplikasi Siappp.com dari DPP. Untuk itu, PPP PALI sudah siap mengikuti Pemilu 2019 mendatang,” tegasnya. (korankito.com/cr1/amel)