LIPI Subang Sambangi Pabrik Pakan Ikan Desa Petaling

Foto/Heri

Muba – Kepala Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Yoyon Ahmudiarto menyambangi Pabrik Pakan Ikan di Desa Petaling, Kecamatan Lais, Kabupaten Muba, Minggu (1/10). Kunjungan ini dihadiri  langsung Kepala Dinas PMD Muba diwakili Kepala Bidang PM dan TTG  Sahidi dan staf, Camat Lais diwakili Sekcam Lais Marsofi, Kepala Desa Petaling Edy Safari dan perangkat, serta perwakilan masyarakat Desa Petaling.

Dalam kunjungan tersebut, Yoyon Ahmudiarto, memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Petaling dalam hal pemanfaatan fasilitas pabrik pakan ikan yang telah dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin tersebut. Yang mana kedatangan dirinya dan tim LIPI Subang di Muba juga untuk melakukan kerjasama, salah satunya kerjasama mengenai masalah pakan ikan dan pengolahan ikan di Desa Petaling.

“Kita hanya sebatas teknis, termasuk persiapan tenaga ahli dari LIPI. Peralatan yang ada akan dicoba terlebih dahulu untuk pembuatan pakan apung sesuai dengan permintaan masyarakat disini, bahan baku dan teknik pengolahan akan difermentasikan terlebih dahulu kemudian baru dipanaskan sehingga setelah dipanaskan terjadilah gelatinisasi dan mudah-mudahan bisa mengapung,” jelasnya.

Sementara, menurut Kepala DPMD kabupaten Musi Banyuasin, Habiburahman melalui Kabid Pemanfaatan SDA dan TTG Sahidi mengatakan, kedatangan dari Tim Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI Subang karena sebelumnya sehubungan dengan berhasilnya Kabupaten Muba mendapatkan penghargaan Widigdapura oleh Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI (PPTTG-LIPI) dan menjadi kabupaten satu-satunya di Indonesia yang berhasil meraih penghargaan tersebut ditahun 2017.

Kemudian tambahnya, dengan adanya MoU antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) dengan LIPI Subang, Sahidi mengharapkan kerjasama tersebut dapat berkelanjutan. Salah satunya memfungsikan pabrik pakan ikan yang ada di desa Petaling melalui program BUMDes Petaling.

“Alhamdulillah sebelumnya sudah ada kerjasama pemkab dengan LIPI, salah satunya pembuatan pakan ikan patin di Desa Petaling, sehingga harga pakan dapat ditekan dan menguntungkan masyarakat,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Desa Petaling Edy Safari menjelaskan, kebutuhan pakan ikan di Desa Petaling cukup besar karena jumlah kerambah yang ada saat ini sebanyak 1.400 kerambah. Oleh karena itu, dirinya berusaha memanfaatkan program BUMDes untuk mengelola pabrik pakan ikan yang ada di Desa Petaling.

Dirinya berharap, tenaga skill dari pihak LIPI dapat memberikan pelatihan kepada kelompok tani dalam pembuatan pakan ikan, dengan demikian harga pakan jauh lebih murah dari harga pasar dengan kualitas yang baik.  “Pabrik pakan ikan sudah ada di Desa Petaling, kebutuhan pakan untuk Desa Petaling cukup besar setiap bulannya, jadi melalui BUMDes sudah selayaknya kita dapat memenuhi kebutuhan lokal pakan ikan,” jelasnya.

Lebih lanjut Edy mengatakan, program ini selain dapat menekan biaya peternakan ikan juga dapat menyerap tenaga kerja lokal dan mengurangipengangguran, sehingga ekonomi masyarakat desa Petaling terbantu. “untuk program jangka panjang, jika BUMDes sudah berjalan dengan baik, maka masyarakat desa Petaling diwajibkan beternak ikan patin. Bagi masyarakat yang tidak mampu direncanakan diberikan tangkaran, diberikan bibit termasuk pakan, setelah mereka panen mereka harus bayar,” jelasnya. korankito.com/heri/amel