Tak Dikasih Uang, Topan Aniaya Istri Siri

Tersangka saat diamankan di Polsek IT II Palembang. KORANKITO/ADI.

Palembang- Ada-ada saja ulah Hadrial alias Topan (43), lantaran stres karena lama menganggur tak kunjung mendapat pekerjaan, ia nekat menganiaya istri sirinya sendiri, Ona Sari Dewi (37).

Berdasarkan pengakuan tersangka, dirinya sudah lama menanggur setelah diberhentikan bekerja dari salah satu perusahaan swasta tempat dirinya bekerja bertahun-tahun.

Saat menyambangi bedeng kontrakan istri sirinya di Jalan Ramakasih III, RT 11/5, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, dirinya meminta uang kepada korban yang telah dinikahinya secara siri sejak tiga tahun lalu.

Namun korban pun mengaku tidak punya uang sehingga tak memberi uang sepeser pun kepada pelaku.

“Saya suruh dia (korban-red) meminta uang kepada orangtuanya. Tapi dia pun malah menolak dengan macam-macam alasan,” ujarnya saat gelar perkara, Minggu (24/9).

Akhirnya pelaku dan korban pun cekcok mulut. Pelaku memaksa, namun korban tetap enggan meminta uang kepada orang tuanya.

“Saya kesal jadi saya pukul. Dia juga pernah telponan dengan pria lain, makanya emosi saya memuncak,” aku tersangka.

Kapolsek Ilir Timur II Kompol M Hadiwijaya melalui Wakapolsek AKP Sujono berujar, pihaknya menerima laporanpenganiayaan yang mengakibatkan bagian wajah serta menendang ke arah tubuh korban hingga korban menderita luka lebam dan memar.

Setelah ditindaklanjuti, pihaknya segera meringkus tersangka dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan UU Perlindungan Wanita.

“Pelaku kami tangkap setelah menerima laporan korban. Pelaku terancam hukuman penjara maksimal lima tahun,” tegasnya.