Residivis Bobol Rumah, Nyaris Tewas Diamuk Massa

Tersangka saat dievakuasi dari amukan massa. KORANKITO/ADI.

Palembang- Naas yang dialami Fajudin Effendi (39),  warga Jalan Pete, Perum Geriya Darma Indak C, Kelurahan Plaju Darat, Palembang, nyaris tewas usai di amuk massa yang di sertai pembacokan oleh warga.

Pasalnya, pria paruh baya ini, ketahuan oleh warga saat melakukan aksi bongkar rumah  Kelly Edwar (61), di Komplek PU, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Dihadapan petugas Fajudin mengaku, dirinya dalam menjalankan aksinya bersama satu rekannya yakni, AI (DPO) mengunakan sepeda motor Yamaha Mio warna putih merah.

Dalam aksinya tersebut, dirinya membongkar rumah sasarannya dengan menggunakan obeng dan kunci. Lalu masuk ke rumah korban setelah merusak gembok dan mencongkel jendela kamar anak korban, sedangkan tersangka AI menunggu diatas motor.

“Saya ditangkap warga pada saat hendak melarikan diri serta membawa barang-barang berharga, melalui pintu kamar,” katanya, Mingu (24/9).

Sementara, pemilik rumah Frans Kelly Edwa mengatakan, awalnya rumah tersebut ditinggal dalam kondisi terkunci untuk membesuk keluarga yang sakit di RS Charitas. Ia mendapat telpon dari warga sekitar, rumahnya mereka di bobol untuk ke sekian kalinya.

“Aku mau pergi ke Charitas mau besuk orangtua, baru sampai ke Mayor Salim Batubara dapat telpon katanya pintu terbuka, tersangka masuk dari jendela kamar anak kami.” ungkap Kelly.

Masih dikatakan Kelly. Jika di Komplek tempat tinggal mereka kerap terjadi bongkar rumah apalah rumah tempat tingga korban dalam kurun waktu 2017 setidaknya sudah 3 kali terjadi pembobolan.

“Kalau rumah kami ini sudah yang ke 3 kali, pertama pelaku masuk dari pintu utama itu harta  kami habis dibawa semua. Kedua seminggu usai lebaran idul adha pelaku tidak bisa masuk, dan yang ini ke tiga. pelaku ini diperkirakan sama karena ada tetangga kami yang lihat pelaku ini wajahnya sama dengan pelaku ke dua, waktu kami pulang warga sudah ramai didepan ” jelasnya.

Kapolsek Kemuning Palembang Robert Sihombing didampingi Kanit Intel Aiptu Fahrul Rizal membenarkan tersangka yang diamankan merupakan pemain lama, mengingat tersangka pernah ditahan dalam kasus yang sama.

“Tersangka berinisial F pelaku bongkar rumah ini ditangkap warga, dan satu tersangka lagi berhasil lari dan masih dalam pengejaran, berdasarkan hasil penyelidikan tersangka ini residivis pernah aksi yang sama berhasil ditangkap oleh Polsek SUI kena 8 bulan, tersangka ini kita jerat dengan Pasal 363 KUHP, “ jelas AKP Robert.

Karena pelaku dihakimi masa tersangka mengalami luka bacokan sebanyak enam luka diantaranya dua bacokan di punggung, satu bacokan di pingang kanan, satu bacokan di lengan kiri dan dua bacokan kecil di pipi kiri, selanjutnya tersangka di bawa ke RSMH Palembang untuk mendapatkan pertolongan.

“Saat ini kami mengamankan barang bukti hasil curian tersangka yakni, 4 buah jam tangan, 1 unit handpone, uang recehan Rp 126.450 ribu dan uang recehan Rp 175 Ringit, digelandang ke Mapolsek Kemuning Palembang,” pungkasnya. korankito.com/adi/depe.