Bisa Dipercaya

Alumni FK Unsri 88, Inisiator Pendirian Primkop Warmart

Suasana rapat anggota untuk Koperasi Warmart Veteran Utama. foto/ria

Palembang – Koperasi Komunitas Syariah Sumatera Selatan yang memiliki lima bidang usaha yakni lembaga keuangan,  property syariah,  ritel, industri pangan, pertanian dan pertenakan, akan mulai mengembangkan kelima bidang usahanya. Untuk saat ini melalui bidang usaha ritel, akan membentuk primer Koperasi Warmart Veteran Utama dengan brand toko 212 Mart. Yang mana pengembangan Koperasi Warmart Veteran Utama ini sebagai langkah awal /wujud nyata dimulainya kebangkitan ekonomi umat di Kota Palembang.

“Hari ini kita mengadakan rapat anggota untuk Koperasi Warmart Veteran Utama,” ungkap Ketua Koperasi Warmart Veteran Utama, Ust. Fajar Sani Nasution, Minggu (24/5).

Berita Sejenis

Pentingnya Peran Orangtua Dalam Mendidik Anak

Ladang Ganja Kembali Ditemukan di Empatlawang

Fauzi Diciduk Saat Bersembunyi di Rumah Pacar

1 daripada 3.084

Ia mengatakan, Koperasi Warmart Veteran Utama ini nantinya selain akan menyediakan kebutuhan para anggota, dari anggota dan untuk anggota. Tapi juga untuk masyarakat umum. Namun tidak berarti untuk membunuh warung usaha milik masyarakat umum. Karena sejalan dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang yang menganjurkan ayo belanjo ke warung tetanggo.

“Kita akan membantu warung umum milik masyarakat dari sisi suplai barang-barang kebutuhan yang akan dijual,” jelasnya.

Menurut Ust. Fajar, Koperasi ini beranggotakan para lulusan atau alumni fakultas kedokteran (FK) Unsri angkatan 88. Yang mana para alumni FK 88 ini juga sebagai inisiator berdirinya Primer Koperasi Warmart Veteran Utama ini.

“Ya, anggota saat ini sudah banyak. Rencananya gerai 212 Mart milik Koperasi Warmart ini nanti akan berada di Jalan Veteran,” terangnya.

Selain akan menjual dan penyuplay, Koperasi ini untuk sementara hanya akan menerapkan sistem simpan dulu. Hal ini mengingat banyaknya image dari kaum awam, yang mana koperasi sebagai unit tempat simpan dan pinjam saja. Karena itu, image, jelas Ust. Fajar pihaknya mengindari image tersebut melekat pada Koperasi Warmat Veteran Utama.

“Selama ini image umat yang namanya koperasi tempat ngutang dan bayar lebih. Konsep kita merubah konsep sebelumnya.  Akan kita Perbaiki image itu, bahwa koperasi itu dimiliki orang banyak,” tukasnya.

Senada di sampaikan, Ketua Umum Komunitas Koperasi Syariah 212 Palembang-Sumsel Kgs. Herry Husni mengatakan, untuk bergabung mendirikan Mart-Mart di bawah KKS, maka setiap jemaah/majelis/komunitas ataupun koperasi-koperasi  yang telah mati suri dapat mengumpulkan anggota  minimal 100 anggota. Yang nantinya setiap anggota dapat secara patungan mendirikan usaha Mart, dgn legal nya adalah Koperasi Primer serba usaha, dengan nama brand toko/mart -nya ada 3 pilihan yaitu: 212 Mart, WarMART, Kita Mart Serta Halal Mart milik ICMI.

Kgs. Herry Husni menjelaskan, saat ini sudah terdata 33 gerai / kelompok yang akan membangun usaha ritail di bawah pengelolaan DC Warmart 88 yang dibawah pengawasan KKS. Dengan canggihnya teknologi yang akan diterapkan setiap anggota dapat berbelanja online ataupun offline ke gerai gerai.  Kita juga punya aplikasi Go-Mart untuk delivery, Pay-Mart untuk pembayaran online.

“Saya buat konsep secara nasional untuk Sumsel secara modern. Insya Allah saatnya ekonomi umat bangkit dimukai dari buni Sriwijaya ini. Selain ritel,  akan dikembangkan juga lembaga keuangan,  seperti peternakan dengan menyediakan kebutuhan para anggota untuk hewan kurban,” tutupnya.   (korankito.com/ria)