Lagi! Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan di Timbangan

Pihak kepolisian Berhasil menangkap seorang warga yang diduga pelaku pembakaran lahan/harry

INDRALAYA – Pihak Kepolisian Resor (Polres) kabupaten Ogan Ilir (OI) berhasil menangkap salah seorang pelaku yang diduga merupakan pembakar lahan. Dalam situasi kebakaran lahan saat itu nampaknya  pelaku sempat ikut menolong memadamkan api yang membakar lahan di sekitar pemukiman warga RT 10 LK 05, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara OI,kemarin.

Tersangka pembakaran lahan bernama Aris (38) warga RT 10 LK 5 Kelurahan Timbangan diamankan Petugas Kepolisian Polres OI tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Menurut Kapolres OI AKBP M Arief Rifai saat dikomfirmasi membenarkan bahwa Pelaku sempat ikut memadamkan api disekitar lokasi kebakaran namun karena kejelian petugas saat penyelidikan akhirnya terungkap siapa pelakunya. “Seperti biasa motif Pelaku membakar tersebut untuk membuka lahan perkebunan. Namun akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Kapolres OI menambahkan dalam beberapa bulan terakhir ini pihaknya berhasil menangkap empat pelaku pembakar lahan Itu artinya Polres OI benar-benar serius ntuk menindak tegas setiap pelaku pembakar lahan.

Saat disinggung mengenai terbakarnya salah satu lahan milik Perwira Menengah Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), di Desa Talang Pangeran, Kecamatan Pemulutan Barat pada Kamis (21/09) kemarin, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan dan memanggil pengelola bahkan pemilik lahan tersebut.

Sementara itu Sebelumnya Masyarakat di kelurahan Timbangan LK 5 sempat panik ketika api membakar lahan dan mendekati pemukiman mereka

Belum tahu pasti penyebab kebakaran tersebut, namun warga sekitar dibantu petugas berupaya memadamkan titik api yang semakin mendekati pemukiman warga sekitar Pukul 13.00 WIB api dengan cepat menjalar ke arah rumah warga.

Petugas kesulitan karena terbatasnya sumber air di sekitar lokasi kebakaran karena musim kemarau. Kencangnya hembusan angin membuat api cepat meluas ke beberapa titik lainnya,namun  beruntung setelah berjibaku sekitar dua jam akhirnya petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OI, Pemadam Kebakaran (PBK) serta TNI dan Polri berhasil menguasai titik api.(korankito.com/harry/mbam)