Pedagang BJ Dipukul Tukang Sapu Pasar

Korban saat membuat laporan di Polresta Palembang. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Nasib apes dialami Kori (28), ia harus mengalami luka di bagian kening, setelah dipukul oleh tukang sapu di Pasar Tengkuruk 16 Ilir berinisial PN (30), warga Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang.

Tak terima dengan kejadian itu, Kori pun mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (20/9) sekitar pukul 21.00, untuk melaporkan PN yang diduga sudah memukulnya.

Kori menuturkan kejadiannya berawal saat ia bersama saksi Indah Purwanti (30) yang juga merupakan bos tempatnya bekerja sebagai pedagang baju bekas atau BJ sedang berjualan di Pasar Tengkuruk, Palembang.

Lebih lanjut, Kori mengatakan dikarenakan ada pipa paralon yang bocor, membuat kotoran manusia mengotori tempatnya berdagang. Hal itu, membuat saksi mencoba menegur terlapor untuk diperbaiki.

“Bos saya ini (Indah), sudah bilang dengan dia (terlapor) untuk segera diperbaiki dan hanya menjawab nanti,” kata warga Jalan KH M Asyik, Lorong Palapa, Kecamatan SU I Palembang ini.

Ia mengungkapkan, tanpa sengaja dirinya menendang karung yang berisikan kotoran manusia tersebut. Ketika itulah, terlapor yang merasa tersinggung langsung memukul korban sebanyak dua kali.

“Dua kali mukul saya, yang pertama tidak kena, yang kedua kena dikening saya hingga membuat terluka. Dia pakai tangan kosong pak, tapi di jarinya ada cincin. Saya tidak terima dengan ulahnya,” tutur Kori.

Ditambahkan Indah, pipa tersebut sudah lama bocor dan ia selalu membayar uang kebersihan pasar. “Saya minta diperbaiki karena banyak kuman, dan baunya. Kami selalu bayar uang kebersihan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera dilakukan proses penyelidikan oleh anggotanya.

“Anggota kita sudah menerima laporannya. Selanjutnya, akan segera memanggil saksi untuk dimintai keterangan, termasuk korban juga sudah kita mintai untuk melakukan visum,” tutup Yon. Korankito.com/depe.