Korban Tabrak Lari, Petani Ditemukan Bersimbah Darah

Korban saat dievakuasi ke rumah sakit. KORANKITO/UJANG.

Lahat- Hendri (33), warga Desa Sukarame, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, ditemukan terkapar bersimbah darah di pinggir Jalan Lintas Sumatera Lahat- Muaraenim, Desa Prabu Menang, Kecamatan Merapi Timur.

Kuat dugaan, Hendri merupakan korban tabrak lari. Pasalnya, sepeda motor Honda Revo nopol BG 3314 S yang dikendarai oleh korban ditemukan dalam keadaan ringsek berat.

Korban yang kesehariannya sebagai petani ini pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat guna mendapatkan perawatan itensif luka yang dialaminya.

Menurut Iwan, saksi mata yang melihat korban terkapar mengatakan ia sangat terkejut saat melintas di lokasi kejadian menemukan korban Hendri yang terkapar di pinggir jalan.

“Tadinya saya dari arah Muara Enim mau menuju ke Lahat, tiba di lokasi melihat korban sudah tergeletak di pinggir jalan raya,” katanya.

Tak lama kemudian, datang petugas kepolisian beserta TNI yang langsung mengevakuasi korban. “Datang polisi dan TNI membantu korban, diduga korban tabrak lari,” tuturnya.

Kapolres Lahat AKBP. Robby Karya Adi melalui Kapolsek Merapi Area AKP Sopyan Ardeni membenarkan adanya korban tabrak lari tersebut.

“Saat ini korban sudah dibawa ke rumah sakit, dan barang bukti kendaraan sudah di amankan di Satlantas,” ungkapnya.

Sopyan menghimbau kepada masyarakat pengendara, terutama pengemudi truck, untuk beristirahat dalam melakukan perjalanan jauh, agar bisa mengemudi dengan baik.

Atas insident kecelakaan di Desa Prabu Menang ini, Polsek Merapi telah merujuk pasien ke RSUD Lahat, serta mengumpulkan barang bukti kejadian yang ada di lokasi tersebut.

“Sementara pengemudi truknya melarikan diri,” ujarnya. Korankito.com/ujang/depe.