Bisa Dipercaya

Pesta Shabu Oknum Lurah Lorok Pakjo Diciduk Polisi

Ketiga tersangka saat dihadirkan gelar perkara dan barang bukti. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Lagi asik pesta narkoba jenis shabu-shabu, Lurah Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang berinisial ZA (57) diciduk anggota Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Palembang.

Ia ditangkap tak sendirian, melainkan bersama SE (47) ketua rukun tetangga di wilayah yang dipimpinnya dan HK (41) pekerja swasta. Sedangkan satu temannya berinisal A berhasil meloloskan diri.

Berita Sejenis

Ogan Ilir: Bandar Narkoba Diringkus Polisi

Terlilit Utang, Bambang Main Sabu

Dua Wanita Bandar Narkoba Dituntut 15 Tahun

1 daripada 30

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan penangkapan ketiganya di rumah tersangka HK yang berada di Jalan Puncak Sekuning, Lorong Swadaya, Kelurahan Lorong Pakjo, Kecamatan IB I Palembang, Kamis (14/9) pukul 17.30.

“Hasil pemeriksaan urine, ketiganya positif dan diantara ketiga tersangka yang kita amankan, satu orang merupakan Lurah Lorok Pakjo, Kecamatan IB I Palembang. Saat ini masih dalam penyelidikan oleh anggota kita,” ungkapnya, Senin (18/9) petang.

Ia menyebutkan, saat dilakukan penangkapan dua tersangka berusaha melarikan diri yakni A (DPO) dan HK. Akan tetapi, HK berhasil diamankan setelah terjadi aksi kejar-kejaran, sedangkan, ZA dan SE tidak dapat berkutik lagi saat disergap petugas.

Ketika digeledah, pihaknya menemukan barang bukti berupa shabu seberat satu gram yang terbungkus di dalam plastik bening, satu buah dompet, satu buah jarum, satu buah korek api dan satu buah tutup botol cap kaki tiga dengan dua lobang.

“Para tersangka ditangkap saat pesta narkoba. Atas ulahnya akan dikenakan Pasal 132 Ayat 1, Pasal 112 Ayat 1, san Pasal 127 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman lima tahun,” tuturnya.

Sementara itu, ZA mengatakan menyesal dengan perbuatannya. “Saya menyesal dan tidak mau mengulang lagi,” ujar pria yang mengenakan pakaian tahanan Mapolresta Palembang ini dan lebih banyak diam saat ditanya awak media. Korankito.com/depe.