Dua Siswi SMK Tewas Tenggelam

Proses pemakaman salah satu siswi SMK yang tewas tenggelam di Sungai Pinang. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Diduga tidak bisa berenang, dua pelajar sekolah menengah kejuruan di Kota Palembang yakni Miftahul Syahfitri (15) dan Dini Nur Oktaviani (16) tewas tenggelam di perairan Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Banyuasin, Sumsel.

Berdasarkan data dihimpun, kejadiannya berawal saat kedua korban bersama ketujuh temannya mendatangi kawasan Sungai Pinang untuk berlibur, Minggu (17/9) siang. Mereka pun mandi di tempat kejadian perkara (TKP) dengan menggunakan pelampung serta ban.

“Mereka duduk diatas ban, namun sayangnya ban yang digunakan terbalik. Mereka berdua (Miftahul dan Dini) karena tidak bisa berenang tenggelam dan meninggal dunia,” katanya paman Miftahul, Rudianto ketika ditemui di rumah duka, Senin (18/9) pagi.

Ia menyebutkan pihak keluarga mendapati korban telah meninggal dunia saat jenazah keponakannya berada di rumah sakit Pertamina Plaju. “Disamping jenazah keponakan saya, ada jenazah temannya juga. Memang dia tidak bisa berenang,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi membenarkan kejadian tersebut. “Mereka berdua pelajar SMK di Kota Palembang, sedang asik mandi di sungai tapi tidak bisa berenang,” ujarnya ketika dikonfirmasi awak media.

Dengan adanya peristiwa tersebut, pihaknya sudah mengambil keterangan dari Aban (38) yang ketika kejadian sedang berada di lokasi. “Kami sudah berkordinasi dengan kelurga korban dan mengambil keterangan saksi. Saat ini masih kita dalami,” tutupnya. Korankito.com/depe.