Sriwijaya FC Cetak Hattrick Kekalahan,

Foto/nisa

Palembang- Sriwijaya FC memperpanjang rekor buruknya di Kompetisi kasta tertinggi Liga Satu Gojek Traveloka, setelah menelan kekalahan di depan publik sendiri dengan skor 3-4 atas lawannya PSM Makassar.

Empat gol kemenangan PSM Makassar diciptakan oleh Ferdinand Sinaga dimenit 60 dan 72, William Pluim menit 63, serta Anthony Paule menit 74. Sedangkan gol SFC dicetak oleh Hilton menit 13, Beto menit 49, dan Tijani Belaid menit 68.

Bermain di depan ribuan pendukung yang hadir di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, SFC mampu unggul terlebih dahulu dari tim tamu lewat tendangan keras Hilton dari luar kotak pinalti di menit 13.

Dua menit berselang setelah gol Hilton, tim berjuluk Juku Eja mampu menciptakan peluang matang. Hanya saja, sepakan dari Ferdinand Sinaga masih bisa diamankan oleh penjaga gawang SFC Teja Paku Alam.

Kedua tim saling balas serangan selama babak pertama berjalan. Akan tetapi, skor tidak berubah 1-0 untuk keunggulan sementara Laskar Wong Kito atas tamunya PSM Makassar.

Memasuki babak kedua, SFC langsung menekan jantung pertahanan lawan. Alhasil, dimenit 49, Beto mampu menggandakan keunggulan setelah headingnya tak mampu dijangkau Rifky Mokodompit.

Tertinggal dua gol, Hamka Hamzah dan kawan-kawan mencoba membangun serangan ke pertahanan SFC. Alhasil, Ferdinand Sinaga mampu memperkecil ketertinggalan PSM dari Sriwijaya.

Mendapatkan suntikan motivasi lewat satu gol yang telah tercipta, PSM Makassar mampu menyamakan kedudukan 2-2, setelah tendangan bebas William Pluim tak mampu dijangkau oleh kiper SFC Teja.

Sriwijaya kembali unggul dengan skor 3-2 atas lawannya, setelah tendangan bebas dari pemain tengah Tijani Belaid dari luar kota pinalti tak mampu dihalau oleh kiper Rifky Mokodompit.

Kelengahan lini belakang SFC, harus dibayar mahal oleh pemain setelah dua gol tercipta dalam waktu yang singkat yakni gol Ferdinand dimenit 72 dan gol Anthony Paule sekaligus gol kemenangan dimenit 74.

Kekalahan ini membuat Sriwijaya FC tertahan di peringkat ke 12 dengan torehan 28 poin. Sementara, PSM Makassar mampu menggeser Persipura diperingkat kedua dengan mengemas 45 poin.

Pelatih Kepala SFC Hartono Ruslan mengungkapkan meksipun gagal mencuri poin, namun menurutnya pemain sudah tampil maksimal dan hilangnya konsentrasi penyebab utama kekalahan.

“Inilah sepak bola anak anak sudah bermain maksimal tapi masalahnya ada dikonsterasi sehingga kita lengah dan mampu dimanfaatkan oleh lawan,” ujar Hartono saat sesi jumpa pers seusai pertandingan.

Sementara itu, Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert mengaku sangat puas dan mengapresiasikan kerja keras pemain yang mampu mengejar ketertinggalan meskipun sempat jatuh bangun.

“Kita sempat melakukan kejar kejaran gol. Tertinggal 2-0, dan akhirnya kita mampu menghasilkan hasil fantastik. Saya senang dan apresiasi atas kerja keras pemain hingga memenangkan pertandinga ini,” tutupnya. Korankito.com/Depe.