Teuku Zacky Jadi Korban Penipuan, Kerugiannya Jutaan!

Teuku Zacky/dok

Teuku Zacky ketiban sial. Ia jadi korban penipuan dan kerugian yang dialami mencapai jutaan. Bagaimana kronologi kejadiannya? Ditemui di Polda Metro Jaya usai membuat laporan, Zacky akhirnya cerita.

“13 September lalu, ada telepon ke rumah, bilang kalau anak saya kecelakaan jatuh di sekolah dan nggak sadarkan diri. Telpon itu ngaku dari security sekolah. Anak saya sudah dibawa ke rumah sakit dengan gurunya, saya dikasih nomer telepon guru palsu itu. Ketika saya telepon guru itu mengaku di ambulance, ada suara seperti di dalam ambulance dan ada orang-orang yang panik,” ceritanya.

“Saya telepon istri saya nggak dijawab, saya putuskan ke Rumah Sakit Fatmawati naik motor. Saya ditelepon pelaku lagi yang mengaku dokter, katanya anak saya alami pendarahan dan harus menebus alat yang nggak ada di rumah sakit. Harus beli di apotek, bilang resep nomer tujuh, dikasih nomer telepon apoteker, dia bilang harga obatnya Rp 9,9 Juta dan harus mentransfer uang,” lanjut Zacky.

“Ketika diminta transfer saya maju dan mundur, transfer atau tidak. Masa orang itu nggak bisa bantu, tapi yang penting anak saya selamat, akhirnya saya transfer uang. Saya termakan akting mereka, lalu bulan sebelumnya ada temennya anak saya kecelakaan beneran di sekolah. Belum lagi saya bantu teman yang harus pindah rumah sakit karena tak ada alat dan harus bayar lunas dulu,” sambungnya.

Dan setelah mentransfer uang senilai Rp 9,9 juta, Zacky baru sadar bahwa ia menjadi korban penipuan. Saat itu tangisnya pecah, bukan karena kehilangan uang, tapi ia mengetahui anaknya dalam keadaan baik-baik saja.Tapi tetap saja Zacky tak bisa menyembunyikan amarahnya, ia pun lapor polisi.

“Kasus ini bukan baru, kasus ini banyak korban, banyak yang nggak berani lapor, saya laporkan kasus ini biar kasih efek jera. Karena 1 jam setelah telepon menipu saya, pelaku langsung telepon saudara saya, beruntung dia tak termakan,” tandasnya. O tri