Diduga Persaingan Bisnis, Reka Diancam Akan Dibunuh Oleh Menantu

Korban saat membuat laporan di SPKT Polresta Palembang. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Diduga dipicu persaingan bisnis, Reka Hartati (58) harus mengalami ketakutan usai diancam oleh menantunya sendiri berinisial AG (31) menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau.

Merasa nyawanya terancam, dengan ditemani oleh anaknya (istri terlapor) pun membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (14/9) siang.

Dihadapan petugas, korban menuturkan kejadiannya berawal ketika ia berpapasan dengan terlapor di Jalan DI Panjaitan, Lorong Muawana, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju Palembang.

Terlapor pun langsung mengeluarkan pisau dari balik bajunya dan mengarahkanya kearah korban seraya mengancam akan membunuhnya apabila Reka kembali berjualan di lokasi pasar yang sama.

“Dia (terlapor) sempat bilang, kalau saya masih berjualan besok (hari ini) ku bunuh. Saya takut pak, memang selama ini hubungan kami sedang tidak baik,” ucap korban saat memberikan keterangan.

Ia menjelaskan, diduga terlapor nekat melakukan perbuatannya dikarenakan kesal melihat dagangan korban jauh lebih laris dibandingkan dagangan milik AG.

“Banyak saksi yang melihat kejadian itu. Saya takut pak, minta perlindungan. Bisa saja dia tidak main-main dengan ucapannya itu. Tidak tau masalahnya, mungkin kesal karena dagangan saya habis terus,”katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara menyatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera dilakukan penyelidikan oleh anggotanya.

“Korban sudah membuat laporan dengan kita akan segera kita proses, termasuk memanggil beberapa saksi yang melihat kejadian tersebut,” singkat Yon. Korankito.com/depe.