Diancam Teman Dengan Cap Garpu, Silvi Enggan Bersekolah Lagi

Korban ditemani orangtuanya saat membuat laporan di SPKT Polresta Palembang. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Lantaran diancam oleh teman satu sekolahnya dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis cap garpu, Silvia (16) pelajar sekolah menengah pertama ini enggan lagi bersekolah.

Atas kejadian itu, korban ditemani orangtuanya Ratna Dewi mendatangi Mapolresta Palembang untuk melaporkan FR (15) yang diduga telah mengancam anaknya, Kamis (14/9) sekitar pukul 12.00.

Dihadapan petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Ratna menuturkan kejadiannya berlangsung di halaman sekolah SMPN 48 Palembang, Senin (11/9) siang.

“Kata anak saya, awal kejadian mereka ini saling ejek. Mungkin, terlapor tidak terima dan mengeluarkan pisau yang langsung diarahkannya ke anak saya,” kata wanita kawasan Kecamatan SU I Palembang ini.

Ia menambahkan, beruntung saat kejadian teman korban melihat dan menarik korban menjauh, sehingga Silvia tidak mengalami apa-apa. Hanya saja, pascakejadian itu korban mengalami trauma serta ketakutan.

“Anak saya jadi takut pak dan tidak mau bersekolah lagi. Saya tidak terima dengan ulahnya dan minta segera ditangkap. Apalagi, anak saya perempuan dan dia laki-laki,” tambah Ratna.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winata mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban. “Korban sudah buat laporan akan segera kita proses,”tutupnya. Korankito.com/Depe.