Belajar Politik Sejak Dini, SMAN 21 Terapkan Ini

Suasana pemilihan ketua OSIS SMAN 21 Palembang 2017/2018. Foto/ejak

Palembang – Dalam pemilihan ketua OSIS tahun ajaran 2017/2018, SMAN 21 Palembang terapkan sistem coblos layaknya pemilihan umum kepala daerah ataupun negara.

Untuk pemilihan ini, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 21 Palembang siapkan 1005 kertas suara dalam pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) tahun ajaran 2017/2018 dengan mata pilih sebanyak 983 siswa. Pemilihan sendiri dipaksanakan di gedung seni SMAN 21 Palembang, Jum’at (15/9).

Kepala SMAN 21 Palembang Zulkarnain mengatakan, sebagai bentuk pembelajaran politik sejak dini, pihaknya menerapkan sistem coblos seperti pemilihan umum (pemilu) layaknya pemilihan kepala daerah kepada siswanya saat memilih ketua OSIS-nya.

Menurutnya, pentingnya pembelajaran ini sejak dini kepada siswanya ini agar nanti pada saat mereka memberikan suara pada pemilu yang sebenarnya tidak akan ada kesalahan lagi.

“Totalnya ada 983 siswa yang memilih, sedangkan guru tidak memberikan suaranya. Hanya siswanya saja,” tegasnya disela pencoblosan calon ketua OSIS SMAN 21 Palembang 2017/2018, Jum’at (15/9).

Ia menjelaskan, sebelumnya para kandidat calon ketua OSIS ini melakukan orasi dan kampanye selama seminggu penuh kepada rekannya yang lain saat jam istirahat. “Jadi mereka ada yang menempelkan poster, membagikan selebaran bahkan berkampanye di kantin sekolah untuk mencari dukungan,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu panitia pemilihan ketua OSIS SMAN 21 Palembang 2017/2018 Hasti Indah R mengatakan, awalnya ada sekitar 30 an calon yang mendaftarkan diri. Kemudian setelah melalui beberapa tes seleksi maka didapatkanlah tiga pasang calon ketua OSIS.

“Mereka ini kita yang pasangkan antara ketua dan wakilnya. Sebelumnya mereka ini melalui tes wawancara mengenai visi dan misinya serta serangkaian tes lainnya,” tukasnya. (korankito.com/ejak)