Tidak Punya Ongkos Pulang, Budi Curi Kotak Amal Masjid

Tersangka saat diamankan di Mapolresta Palembang. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Lantaran tidak mempunyai ongkos pulang ke daerah asal Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Budi (32) nekat mencuri kotak amal masjid yang berada di daerah perkantoran BNNP Sumsel.

Akibat ulahnya itu, dirinya harus menerima bogem mentah dari masyarakat yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan harus mendekam di sel tahanan Mapolresta Palembang setelah diserahkan oleh warga.

Dihadapan petugas, tersangka mengakui perbuatannya. “Saya masuk ke masjid, berpura-pura sholat. Setelah keadaan aman, saya congkel kotak amal itu dengan obeng yang saya temukan di jalan,” ungkap Budi.

Ditemui di ruang piket Satreskrim Polresta Palembang, tersangka mengatakan dirinya hanya mendapatkan uang sebesar Rp150 ribu dan saat hendak keluar masjid tersebut, dirinya diteriakan oleh warga yang mengetahui perbuatannya.

Ia pun langsung melarikan diri, namun dikarenakan banyak warga yang mengejarnya, Budi berhasil ditangkap oleh warga di sekitaran pom bensin yang berada di seputaran lokasi kejadian. Tak pelak, dirinya pun sempat menjadi bulan-bulanan warga.

“Saya sudah satu bulan di Palembang, hidup tidak jelas. Makan minta dengan warga, tidur dibawah jembatan Ampera. Saya nekat mencuri, karena untuk ongkos pulang ke Baturaja, mau nodong takut pak,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara membenarkan adanya serahan diduga pelaku pencurian kotak amal masjid. “Sudah kita amankan, dan masih dalam pemeriksaan oleh anggota kita,” tutupnya. Korankito.com/depe.