Tidak Hanya di Sudirman, Pinggiran Sungai Sekanak Juga Akan di Buat Pedestrian

Staf Ahli Khusus Percepatan Pembangunan Setda Palembang, Sapri Nungcik. Foto/Raya.

Palembang – Setelah sebelumnya mempercantik kawasan di Jalan Jenderal Sudirman dengan pedestriannya. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang juga berencana untuk mempercantik pinggiran Sungai Sekanak dengan membangun pedestrian di sepanjang kawasan tersebut. Staf Ahli Khusus Percepatan Pembangunan Setda Palembang, Sapri Nungcik mengatakan, dengan membangun pedestrian di kawasan tersebut, selain untuk menambah destinasi wisata juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Dengan semakin banyaknya destinasi wisata di Palembang, tentu saja ini akan jadi peluang bagi mereka untuk meningkatkan pendapatan mereka. Karena sudah pasti yang datang bukan hanya wisatawan lokal, wisatawan mancanegara juga akan banyak yang berkunjung,” jelasnya, Kamis (14/9).

Rencananya, menurut Sapri, nantinya pedestrian ini akan dibangun dari muara Sungai Sekanak hingga ke anak Sungai Sekanak yang ada di depan Hotel Arista dengan lebar 7 meter untuk kiri dan kanan sungai.

“Tidak beda jauh dengan di Sudirman yang kiri dan kanannya 6 meter,” jelasnya.

Hanya saja untuk membangun pedestrian Sungai Sekanak ini, pihaknya masih akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat sekitar dengan melibatkan pihak kecamatan dan kelurahan. Mengingat ada beberapa lahan yang sudah pernah di bebaskan beberapa tahun lalu.

“Sembari melakukan sosialisasi, kita juga akan mengkroscek ulang dokumen pembebasan lahan karena itu kan sudah terjadi beberapa tahun yang lalu, agar tidak ada kesalahpahaman dan silang pendapatan dengan warga sekitar. Tapi kalau untuk yang di sekitar Kantor Pemkot itu sudah clear semua,” katanya.

Ditambahkannya, pembangunan pedestrian pinggiran Sungai Sekanak ini akan beriringan dengan normalisasi Sungai Sekanak yang mulai dilakukan Pemkot Palembang. Dimana untuk normalisasi sungai ini pihaknya bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Setidaknya dalam waktu dekat fisiknya sudah mulai bisa berjalan. Sementara untuk dana (pembanguan pedestrian) nanti ada dari bantuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tapi tidak sepenuhnya sebab APBD juga terbatas. kita usahakan ada kontribusi dari pihak ketiga melalui CSR,” pungkasnya. (korankito.com/raya/amel)