Alat Kelamin Adik Dipegang, MG Lapor Polisi 

Korban ditemani kakak kandungnya membuat laporan ke pihak kepolisian. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Lantaran tidak terima adik kandungnya berinisial GR (18) telah dicabuli, MG (24) mendatangi Mapolresta Palembang, Senin (11/9) sekitar pukul 19.00.

Kedatangan, warga yang tinggal di kawasan Kelurahan Sei Pangeran, Kecamatan IT I Palembang ini untuk melaporkan EP (19) yang diduga sudah mencabuli korban dengan cara memegang alat kelamin GR.

Dihadapan petugas, MG menuturkan kejadiannya berawal saat terlapor meminta bantuan kepada GR untuk mengambil penggaris yang jatuh ke kamar milik korban, Minggu (19/9) sekitar pukul 17.00.

Saat korban yang merupakan mahasiswi di salah satu perguruan tinggi ini mengambilkan penggaris milik EP, terlapor langsung memegang kemaluan GR sebanyak satu kali dan melarikan diri.

“Adik saya menjerit ketakutan saat dia (terlapor) memegang kemaluannya, mendengar jeritan itu kami langsung kesana dan dia kabur,” ungkap MG saat memberikan keterangan kepada petugas.

Dirinya menambahkan, terlapor memang mengekost di rumahnya. “Dia memang ngekost di tempat saya, tapi sekarang sudah tidak ada lagi, tidak tau kemana. Saya minta dia segera ditangkap,” tambah MG.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti oleh anggotanya.

“Korban sudah membuat laporan dengan kita, akan segera kita proses. Termasuk memanggil saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” singkat Yon. Korankito.com/Depe.