Hina Ibu Negara, Mahasiswa Diduga Jebolan Polsri Bakal Diproses Gelar Akademiknya

Screenshot postingan penghinaan ibu negara. Foto/ist

Palembang – Adanya postingan di Instagram oleh mahasiswa yang diduga lulusan Politeknik Sriwijaya (Polsri) dengan konten mengandung penghinaan terhadap ibu negara Republik Indonesia (RI) Iriana Widodo pada Senin (12/9) malam kemarin, sedang dikaji oleh pihak kampus.

Direktur Polsri Ahmad Taqwa mengaku, dirinya baru mengetahui bahwa pelaku penghinaan tersebut diduga merupakan mahasiswanya yang baru saja diwisuda pada 10 September 2017 kemarin. Maka dari itu hal ini akan diselidiki oleh pihak kampus dan ikatan alumninya.

Selain itu, ia menegaskan, kalau memang itu melanggar hukum, maka silahkan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. Sebab, ia menilai, itu merupakan perbuatan individu bukan perbuatan kampus atau semacamnya.

“Mengenai status gelar akademik sendiri akan dicabut atau tidak, kita belum bisa ambil keputusan resmi. Yang jelas ini sangat merugikan civitas kita. Nanti ikatan alumni yang akan memutuskan, seperti apa sanksi moril yang akan diberikan. Kita dari internal belum berhak mengambil keputusan apapun. Apalagi pelaku masih menjalani proses hukum,” pungkasnya. (korankito.com/ejak)