Bisa Dipercaya

Diduga Konsleting Listrik Lima Rumah Terbakar

Suasana pada saat kebakaran di Jalan Slamet Riady, Kelurahan 10 Ilir Palembang. KORANKITO/ADI

Palembang- Lima rumah yang berada di Jalan Slamet Riady, Lorong Puncak Istri, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang nyaris ludes dilalap si jago merah,Senin (11/9) siang.

Akibat kejadian tersebut, lima warga yakni Nuriyah , Halimah, Rohali Saad, Zailani, dan Dewi harus kehilangan tempat tinggalnya.

Berita Sejenis

Ruko Mie Ayam Terbakar

Ditinggal Mudik, Satu Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah

Ruko Dua Lantai Nyaris Ludes Terbakar

1 daripada 16

Api sendiri diduga berasal dari rumah Dewi, yang diduga akibat konsleting atau arus pendek listrik yang ada di dalam kamar.

“Saya lagi masak di dapur, tiba-tiba ada bunyi ledakan kecil dari dalam kamar. Pada saat saya lihat kepulan asap dan kobaran api muncul dari dalam kamar. Saya berusaha memadamkan ai dengan menyiramkan air, namun kobaran api semakin besar,” katanya.

Guna memadamkan kobaran api, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Penanggulan Bencana Pemkot Palembang mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran. Dengan sigap kobaran api pun dengan cepat dipadamkan dan tidak menjalar ke rumah warga lainnya yang memang di lokasi kebakaran padat pemukiman warga.

Selagi petugas pemadam kebakaran masih sibuk untuk menggulung selang, musibah kebakaran terjadi di Lorong Kebangkan, Kelurahan 11 Ilir yang jaraknya hanya sekitar 200 meter dari lokasi kebakaran pertama.

Rumah permanen lantai dua permanen, tiba-tiba mengeluarkan kobaran api di lantai dua. Namun dengan cepat kobaran api berhasil dipadamkan penghuni rumah. Guna memastikan tidak ada lagi kobaran api di lokasi, petugas pemadam kebakaran pun melakukan penyisiran demi kenyamanan warga sekitar.

“Ya Allah sehari ada dua kebakaran yang tempatnya berdekatan. Beruntungnya tidak menjalar ke rumah yang lain. Memang kawasan ini setiap tahunnya selalu saja ada musibah kebakaran,” ujar Kemas, warga sekitar.

Sementara ,dari data pihak kecamatan yang trurun langsung Camat IT II Muflih, terdata sebanyak lima rumah yang terbakar. Dari lima yang terbakar, tercatat 12 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 44 jiwa, kehilangan tempat tempat.

“Pihak Kecamatan IT II pun langsung mendirikan posko musibah kebakaran di lokasi,” katanya.

Sedangkan, Kapolsek IT II, Kompol M Hadiwijaya mengatakan untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran.

“Tidak ada korban jiwa, hanya saja satu rumah ludes terbakar milik Nuriyah sedangkan tiganya banyak kena dampak,” pungkasnya. Korankito.com/adi/depe.