Daya Serap Industri Kurang, SMKN 2 Palembang Gaet 113 Perusahaan

Suasana pembukaan job fair dan job matching SMK se-Sumsel di SMKN 2 Palembang. Foto/ejak

Palembang – Guna memaksimalkan serapan lululusan sekolah menengah kejuruan (SMK) ke dunia industri, SMKN 2 Palembang gaet 113 perusahaan untuk membuka job fair dan job matching SMK se-Sumatera Selatan (Sumsel). Pasalnya, saat ini dari total lulusan SMK, hanya sekitar 27-35 persen saja yang bekerja di industri.

Pelaksanaan job fair dan job matching ini sendiri berlangsung sejak 11-16 September dari jam 08.00-16.00 di SMKN 2 Palembang yang terletak di jalan Demang Lebar Daun. Salah satu syarat utamanya yakni para pelamar haruslah lulusan SMK.

Kepala SMKN 2 Palembang Zulkarnain mengatakan, pihaknya mengundang 113 perusahaan dalam even ini, sedangkan yang membuka rekruitmen baru sekitar 30 perusahaan dan akan bertambah sampai penutupannya.

“Kalau jumlah serapannya kita tidak tahu per perusahaannya, karena mereka punya kebijakan sendiri. Namun saya berharap agar melalui even ini mampu menyerap ribuan lulusan SMK,” harapnya.

Sementara mengenai masih minimnya serapan lulusan SMK yang didesain untuk siap terkun ke dunia industri, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Widodo mengatakan, hal ini dikarenakan lambatnya laju pertumbuhan ekonomi. Dan juga ada faktor lainnya seperti ilmu yang dipelajari di sekolah belum sesuai dengan kebutuhan industri.

“Pemerintah sendiri sudah berupaya agar lulusan SMK bisa bersaing dengan calon tenaga kerja lainnya. Salah satunya yakni beberapa sekolah sudah menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) seperti SMK Sumsel, SMKN 2, SMKN 3 dan lainnya. Sehingga dengan adanya sertifikat tersebut dapat menjadi nilai tambah mereka saat melamar kerja,” katanya seusai membuka job fair dan job matching di SMKN 2 Palembang, Senin (11/9).