Peminat Membludak, Sekolah NU Butuh 3 Ruang Lagi

Walikota Palembang Harnojoyo foto bersama kepala sekolah Nu dan pengurus yayasan seusai meresmikan ruang laboratorium komputer. Foto/ist

Palembang – Tingginya animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah menengah pertama dan atas (SMP-SMA) NU Palembang yang terletak di jalan Jendral A Yani, membuat pihak sekolah terpaksa memanfaatkan laboratorium IPA dan musholla sebagai ruang belajar.

Kepala SMP-SMP NU Palembang Dailami Malik Tajuddin mengatakan, pihaknya memanfaatkan laboratorium IPA dan musholla untuk menutupi kurangnya ruang belajar peserta didiknya. Dimana untuk jenjang SMP ada 938 siswa dengan 27 rombongan belajar (rombel) dan jenjang SMA ada 437 siswa dengan 19 rombel.

“Untuk pembagian pembelajarannya sendiri, untuk jenjang SMA masuknya pagi hingga siang, sedangkan jenjang SMP masuknya siang sampai sore,” katanya, Jum’at (8/9).

Idealnya, lanjutnya, sekolahnya butuh minimal tiga ruang kelas lagi. Jadi pihaknya berharap agar pemerintah juga berkenan memberikan bantuannya, sebab lahannya memang sudah ada dan bila perlu gedung yang ada tinggal ditingkatkan saja.

“Tentu saja kita tidak membebankan semuanya kepada pemerintah, ada juga swadana dari yayasan. Seperti pembangunan laboratotium komputer yang baru saja diresmikan oleh Walikota Palembang Harnojoyo, Kamis (7/9) kemarin dimana sebagian besar dananya dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan sisanya dari swadana yayasan,” pungkasnya. (korankito.com/ejak)