Penuh Haru Lama Tak Berjumpa Orangtuanya, Siswa SMAN Sumsel Menangis

Suasana haru di amphiteater SMAN Sumsel. Foto/ist

Palembang – Ratusan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Sumatera Selatan (Sumsel) menangis sedu sedan di gedung amphiteater dalam acara Student Inauguration, Kamis (7/9). Momen penuh haru ini terjadi lantaran selama sebulan lebih siswa kelas X SMAN Sumsel tidak dapat berjumpa dengan orangtuanya.

Pasalnya, dalam kurun waktu tersebut mereka dikarantina sehingga baru bisa berjumpa dengan orangtuanya saat acara pengukuhannya sebagai siswa SMAN Sumsel yang ditandai dengan penyematan pin ciri khas SMAN Sumsel.

Kepala SMAN Sumsel M Ridwan Aziz mengatakan, total siswa kelas X-nya ada 100 orang dari 17 kabupaten/kota di Sumsel dengan total alumni yang sudah dikeluarkan berjumlah 566 orang.

Ridwan menjelaskan, student inauguration ini sendiri merupakan agenda tahunan dimana sebelumnya siswanya dikarantina dan tidak boleh keluar dari asrama dan sekolah selama sebulan.

“Terbayangkan bagaimana rasanya tidak berjumpa dan berkomunikasi dengan orangtua kita selama sebulan. Disinilah kita bentuk karakter mereka yang mandiri,” katanya.