Dua Diduga Pengedar Shabu Diringkus BNNK Lubuklinggau

Suasana gelar perkara di kantor BNNK Lubuklinggau. KORANKITO/DHIA.

Lubuklinggau- Badan Narkotikan Nasional Kota (BNNK) Lubuklinggau meringkus dua tersangka yang diduga pengedar narkoba jenis shabu-shabu yakni Sofian Boy alias Boy (42) dan Amrulloh Mukmin (29).

Penangkapan keduanya, berawal ketika anggota BNNK Lubuklinggau meringkus Boy saat berada di Kampung Warna-warni Jalan Depati Said, Kelurahan Lubuklinggau Ulu, Kecamatan Lubuklingau Barat II, Senin (4/9) sekitar pukul 17.00.

Darinya, berhasil diamankan barang bukti satu paket sedang yang berisikan kristal putih yang diduga shabu dengan berat 5,11 gram, dan 11 paket kecil dengan masing-masing seberat 1,78 gram.

“Penangkapannya berawal dari informasi salah satu pengguna narkoba yang telah kita tangkap terlebih dahulu. Dia menyatakan kalau barang haram tersebut dibelinya dari Boy,” kata Kepala BNN Lubuklinggau AKBP Edy Nugroho.

Menindaklanjuti informasi itu pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Boy. Setelah dilakukan interogasi, tersangka mengaku narkoba tersebut didapatnya dari Amrulloh Mukmin.

Pihaknya langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap Amrulloh di Jalan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Dan berhasil mengamankan tersangka berikut ponsel yang diduga merupakan alat komunikasi untuk transasksi narkoba.

“Dia (Amrulloh) tinggal di daerah Kupang. Jadi kupang juga termasuk daerah rawan narkoba, awal bulan Mei menangkap pelaku narkoba juga disana. Jadi Kupang dan Kampung Warna-warni termasuk daerah rawan narkoba,” tuturnya.

Ia berharap agar masyarakat di sekitar TKP untuk menjadikan atensi dan pengawasan terhadap masalah peredaran gelap narkoba.

“Harapan kami agar masyarakat disekitar wilayah TKP mohon untuk bisa jadikan atensi dan pengawasan terhadap masalah peredaran gelap narkoba,” pungkasnya. Korankito.com/dhia/depe.